Berita Kediri

Ribuan Orang Lantunkan Sholawat Doakan Kota Kediri

Pengunjung sholawatan tidak hanya warga Kediri tapi juga masyarakat dari luar kota.

Ribuan Orang Lantunkan Sholawat Doakan Kota Kediri
SURYA/DIDIK MASHUDI
Habib Syech Abdul Qadir Assegaf bersama Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Ribuan syecher memadati Stadion Brawijaya untuk melantunkan gema sholawatan, Sabtu (1/8/2015). 

SURYA.CO.ID | KEDIRI - Ribuan syecher melantunkan sholawatan untuk mendoakan Kota Kediri yang berulang tahun ke 1.136. Kegiatan yang digelar di Stadion Brawijaya ini dihadiri ribuan masyarakat, Sabtu (1/8/2015) malam.

Ribuan peserta sholawatan ini sudah mulai memenuhi areal Stadion Brawijaya sejak sore hari. Sementara sholawatan sendiri baru dimulai selepas isya.

Pengunjung sholawatan tidak hanya warga Kediri tapi juga masyarakat dari luar kota. Dari poster yang dibawa ada syecher dari Jombang, Nganjuk, Sidoarjo dan Tulungagung. Pada kegiatan itu juga hadir Syech Ismail dari Malaysia.

Habib Syech Abdul Qadir Assegaf kepada wartawan mengatakan, kegiatan sholawatan merupakan wadah untuk meminimkan kasus-kasus kriminalitas dan kejahatan.

"Insya Allah tidak akan terjadi lagi kasus-kasus yang di Kediri maupun di seluruh negeri yang kita cintai," ungkapnya.

Sholawat kata Habib Syech, merupakan wadah untuk mengajak anak-anak muda menjalankan akhlak Rasullulah dan menjadi manusia yang bermanfaat.

"Mudah-mudahan Kota Kediri ke depan lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh penduduk di Kediri dan di seluruh Indonesia," ujarnya.

Undangan yang hadir kiai, alim ulama dan para habaib. Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyebutkan rangkaian HUT Kota Kediri telah dilakukan khataman Al Quran. Kemudian kegiatan sholawatan untuk mendoakan Kota Kediri berikut masyarakatnya.

"Mudah-mudahan doanya diijabah Allah agar Kota Kediri menjadi kota yang baldatun, toyibatun warobbun ghofur," kata Abdullah.

Sehingga program percepatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat seperti Prodamas di Kota Kediri hasilnya dapat dirasakan hasilnya oleh masyarakat.

Setelah acara shalawatan bakal digelar Night Carnival. Ada juga pesta UMKM untuk masyarakat yang memiliki produk rumah tangga akan dipamerkan di kawasan wisata Gua Selomangleng.

"Kegiatan sektor ekonomi, keagamaan, sosial maupun pendidikan komplit kita selenggarakan semua," jelas Abdullah Abu Bakar.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help