Citizen Reporter

Pelajar di Sekolah ini Peduli dan Bertoleransi lewat Aksi

bukan sekadar wacana dan teori, siswa di sekolah ini langsung menunjukkan sikap peduli dan toleransi lewat aksi nyata...

Pelajar di Sekolah ini Peduli dan Bertoleransi lewat Aksi
citizen/ujang sarwono
aksi peduli SMAK St Paulus Jember 

 

Catatan peduli Ujang Sarwono
Guru Bahasa Indonesia di SMAK Santo Paulus Jember

SERINGKALI perbedaan memantik konflik berkepanjangan. Itu sebabnya betapa pentingnya menjaga rasa peduli dan toleransi di tengah beragamnya masyarakat Indonesia. Mulai suku, agama, dan budaya harus benar-benar dijaga sebagai bentuk keberagaman yang indah bukan sebagai ancaman perpecahan. 

Seperti yang dilakukan OSIS SMAK Santo Paulus Jember dalam kegiatan bingkisan Idul Fitri. Sekolah mengajak anggota OSIS pada khususnya dan murid secara umum untuk peduli dan memupuk toleransi. Mengingat SMAK Santo Paulus sebagai sekolah Katolik yang berada di wilayah dengan sebagian besar warganya pemeluk Islam.

Senja saat mendung masih menyelimuti sebagian Jember, OSIS SMAK Santo Paulus Jember sejak beberapa hari bekerja menyiapkan acara. Tamu undangan, utamanya para pengayuh becak di sekitar sekolah dan karyawan di lembaga pendidikan tersebut, mulai berdatangan.

“Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kami kepada sesama,” tutur Elizabeth, pembina OSIS SMAK Santo Paulus Jember.

Suasana semakin ramai saat panitia mulai memberikan door prize kepada para undangan. Lebih dari seratus undangan yang terdiri dari para tukang becak dan karyawan SMAK Santo Paulus berkumpul dalam suasana kekeluargaan.

“Kami merasa sangat terbantu oleh kegiatan semacam ini. Tanpa terasa sudah sembilan kali dalam sembilan tahun berturut-turut kami merasa dipedulikan,” ucap Dumadi, ketua perkumpulan becak di lingkungan sekolah.

Kegiatan ditutup dengan membagikan bingkisan Idul Fitri kepada seluruh undangan. Melalui kegiatan ini murid diajarkan untuk menjaga dan memupuk rasa toleransi antarumat beragama. Terlebih sebagian besar murid di SMAK Santo Paulus terdiri dari etnis Tionghoa.

Semoga melalui kegiatan semacam ini semakin banyak yang menyadari bahwa peduli dan memupuk toleransi merupakan tugas dan tanggung jawab setiap golongan masyarakat.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved