Surya/

Berita Kediri

Pelajar SMP di Kediri Berlatih Melukis Pakai Ampas Kopi

Siswa diajari melukis dengan bahan ampas kopi menggunakan batang korek api maupun tangan. Setelah itu, siswa diberi waktu kurang lebih satu jam.

Pelajar SMP di Kediri Berlatih Melukis Pakai Ampas Kopi
surya/didik mashudi
Siswa menuangkan ekspresinya dalam lukisan dengan bahan cekakik atau limbah kopi, Sabtu (1/8/2015). 

SURYA.co.id |  KEDIRI - Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) di SMP Muhammadiyah Kota Kediri diisi dengan membuat karya lukisan. Bahan untuk melukis itu dari cekakik limbah kopi, Sabtu (1/8/2015).

Pihak sekolah mengajak siswa belajar melukis dengan bahan cekakik sisa ampas kopi. Karya lukisan itu bertema anti narkoba.

Ada sekitar 150 siswa baru yang diajari secara singkat melukis dengan bahan cekakik oleh MK Nur Habib, seorang pelukis khas cekakik.

Siswa diajari melukis dengan bahan ampas kopi menggunakan batang korek api maupun tangan. Setelah itu, siswa diberi waktu kurang lebih satu jam untuk mencoba melukis sendiri di secarik kertas gambar, berukuran 15 X 15 cm.

Siswa mencoba menerjemahkan tema anti narkoba dalam bentuk gambar dan tulisan. Dengan ampas kopi, para siswa mengungkapkan ekspresinya di atas kertas.

Seperti dilakukan Taufik, yang berkampanye supaya siswa menghindari merokok dan minuman beralkohol. Sebab, rokok dan alkohol bisa menjadi pintu untuk penggunaan ganja dan obat-obatan terlarang.

Dia menggunakan simbol rokok dan gambar botol yang disilang dan tulisan no smoking no alcohol. Arya, siswa lainnya melukis gambar pil, ganja dan rokok terbingkai dalam lingkaran, kemudian ada garis menyilang. Di bawahnya ada tulisan ‘STOP NARKOBA’.

Para siswa merasakan keasyikan melukis dengan bahan ampas kopi. “Kegiatan ini sangat menyenangkan. Ampas kopi yang terbuang ternyata bisa menjadi karya seni,” kata Taufik.

Sementara itu, MK Nur Habib mengapresiasi respons para siswa yang sebagian bisa melukis cekakik dengan baik. “Saya kira ini bisa dikembangkan. Sebagian karya anak-anak ini juga bisa dipamerkan. Padahal, mereka baru kelas 1 SMP,” katanya.
Selain memancing kreatifitas siswa, melukis cekakik dengan tema anti narkoba ini diharapkan bisa menanamkan pesan-pesan anti narkoba kepada siswa sejak usia dini.

“Ini bagian dari kerja sama kami dengan BNN Kota Kediri, untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sejak usia dini. Sebab, usia SMP dan SMA masa-masa yang rawan,” kata Hj Suharti, Kepala SMP Muhammadiyah Kota Kediri.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help