Muktamar NU ke 33

Di Muktamar Juga Dibahas Soal Kejahan Seksual

"Kondisi seperti ini bisa mengancam generasi penerus negeri ini!"paparnya.

Di Muktamar Juga Dibahas Soal Kejahan Seksual
antara
Istri Alm. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Shinta Nuriyah

SURYA.co.id| JOMBANG - Kelompok gerakan perempuan NU kultural mendesak agar pihak yang menggelar sidang pleno Muktamar NU ke-33 di Jombang membahas kejahatan seks terhadap perempuan dan akan.

Topik itu dirasa penting karena NU tidak bisa dilepaskan dari kiprah perempuan.

Hal tersebut disampaikan Ruby Khalifah penggagas halaqah (rapat) kelompok gerakan perempuan NU kultural dengan beberapa ulama dengan tema "Bersama Ulama Melawan Kejahatan Seksual terhadap Perempuan dan Anak" di KPR Sejahtera, Jombang, Sabtu (1/8/2015).

"Muktamar NU kali ini yang membawa tema Islam Nusantara sudah seyogiayanya memperhatikan HAM pada perempuan dan anak. Di antaranya kekerasan seks," kata Ruby.

Ruby juga menegaskan, kekerasan seks terhadap perempuan dan anak sudah sangat menggurita saat ini.

Celakanya, kekerasan yang kerap terjadi di rumah yang dianggap sebagai tempat aman.

Pelakunya pun orang-orang terdekat.

"Kondisi seperti ini bisa mengancam generasi penerus negeri ini!,"paparnya.

Dalam acara yang dihadiri istri mantan Presiden RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid, Yeni Wahid itu, juga hadir ulama pemerhati perempuan yaitu KH. Husein Muhammad yang pernah menjabat Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan.

Dalam pemaparannya, Husein Muhammad mengaku sudah tiga kali mengikuti muktamar NU. Namun dia sadari masih belum ada gerakan yang terstruktur dari NU untuk ikut serta menuntaskan kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang mengikuti muktamar itu.

Husein mengatakan, saat ini jumlah perempuan di kalangan NU terbilang cukup banyak. Kondisi itu sangat penting diperhatikan.

"Semoga dalam kesempatan ini ide mengangkat isu perempuan dan anak bisa dibahas di sidang pleno," harap Husein.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help