Bandara Juanda Surabaya

Bandara Juanda Sepakat Kalau Ada Monorel, Bukan Kereta Rakyat

#SURABAYA - Kalau monorel lebih tepatlah ketimbang kereta api trem untuk jalur kereta ke Bandara Juanda. Bukan kereta rakyat.

Bandara Juanda Sepakat Kalau Ada Monorel, Bukan Kereta Rakyat
surya/ahmad amru muiz
MONOREL 

SURYA.co.id | SURABAYA - Jika sebelumnya General Manager PT Angkasa Pura I Juanda tak menginginkan ada kereta rakyat, termauk trem, kini pengelola Bandara Juanda ini lebih tertarik dengan monorel. Sebab, kereta cepat ini lebih berkelas dan memiliki gengsi.

GM PT Angkasa Pura I Juanda Yanus Suprayogi menuturkan bahwa kereta api monorel itu lebih bervisi ke depan. Selain menjadi solusi untuk moda transportasi masal, kereta monorel memiliki segmen dan kelas tersendiri.

"Kalau monorel lebih tepatlah ketimbang kereta api trem untuk jalur kereta ke Bandara Juanda. Bukan kereta rakyat. Apalagi jika monorel itu bisa menjangkau jarak jauh hingga Malang atau daerah lain hingga ke Juanda. Tak hanya Surabaya," kata Yanus, Rabu (22/7/2015).

Saat ini, Kemenhub terus mendorong agar angkutan masal di tengah kota bisa segera direalisasikan. Orang akan punya pilihan untuk memilih moda transportasi umum. Bila nyaman, monorel diyakini menjadi solusi warga beralih ke tranportadi umum ketimbang naik mobil pribadi.

"Pemkot Surabaya akan segera merealisasikan monorel. Moda tranpsortasi ini akan menjadi moda yang bakal melekat di Surabaya," sambung Plt Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat.

Monorel ini adalah impian moda transportasi yang bisa langsung mengjangku Bandara Juanda. Jalurnya khusus dari Gubeng-Wonokromo-Waru dan menuju parkir Juanda.

Namun, rencana itu tidak mudah karena akan melintas di atas lahan milik TNI AL. "Kami akan bicarakan khusus ini dengan TNI AL. Karena akan melewati tanah mereka," kata Dirjen Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko beberapa waktu lalu.

Selain akan merealisasikan monorel, kementerian akan lebih dulu merealisasikan pembangunan angkutan masal cepat (AMC) tengah Kota Surabaya kerete trem. Bahkan September nanti, akan dipasang rel untuk membelah kota.

Telah disiapkan rel sepanjang kurang lebih 20 KM untuk jalur trem ini. "Dua bulan lagi, rel untuk angkutan masal trem di Surabaya akan terpasang. Kami juga telah mendesain trem Surabaya ini," kata Kepala Dirjen Perkeretapian Kemenhub Hermanto beberapa waktu lalu.

Saat ini, tahapan desain angkutan masal itu tengah dikerjakan. Paling cepat dua bulan lagi atau September akan dimulai pemasangan rel. Bentangan jalur kereta ini akan melintas persis membelah setiap jalan raya Surabaya.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved