Ramadan 2015

Kesederhanaan Bikin Ponpes Ini Mampu Bertahan 228 Tahun

Untuk mondok di Al-Hamdaniyah, orang tua santri hanya perlu membayar SPP sebesar Rp 40.000 per bulan.

Kesederhanaan Bikin Ponpes Ini Mampu Bertahan 228 Tahun
surya/miftah faridl
Gus Hasyim berdiri di depan kamar yang pernah menjadi tempat tinggal pendiri NU KH Hasyim Asyari. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Selain menggunakan metode pembelajaran kuno, Ponpes Al-Hamdaniyah Sidoarjo juga tidak mengubah bangunan aslinya.

Menurut pengasuh pondok, Hasyim Fahrurozi, kesederhanaan inilah yang membuat ponpes mampu bertahan hingga 228 tahun.

Kesan sederhana itu tampak pada ruang kelas untuk aktivitas santri. Sedangkan, ujian digelar di musala.

Kehidupan sosial dan proses pembelajaran di ponpes itu syarat dengan kesederhanaan.

Misalnya, kamar yang dipakai KH Hasyim Asy’ari tetap dibiarkan seperti sedia kala.

“Agar menjadi pelajaran bagi santri, untuk menjadi tokoh besar tak harus dengan fasilitas mewah. Kesederhanaan ini jauh lebih efektif untuk mendekatkan diri dengan Ilahi,” tegas Gus Hasyim.

Saat makan bersama pun demikian. Semua santri selalu makan dengan cara muluk (makan menggunakan jari tangan).

Cara ini dinilai bisa menjaga kebersamaan dalam menjalani pendidikan yang jauh dari keluarga.

Kamar tidur mereka juga terbuat dari kayu berusia ratusan tahun. Namun, kayu untuk alas usianya lebih tua dibanding dindingnya.

Kamar itu ditempati 110 santri untuk tidur dan belajar. Mereka dibiasakan dengan kehidupan para kiai besar yang pernah tidur di sana.

Untuk mondok di Al-Hamdaniyah, orang tua santri hanya perlu membayar SPP sebesar Rp 40.000 per bulan.

Nilai itu jauh lebih murah dari ponpes lainnya di Jawa Timur. Untuk makan, para santri ini masak sendiri karena pihak pondok tak menyediakan makanan.

“Mereka harus mandiri, jadi dilatih mengurus diri sendiri,” tegas Gus Hasyim. Operasional ponpes ini juga dibantu para alumni. Di sekolah formal, Al-Hamdaniyah menerima bantuan BOSDA dari pemerintah.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Miftah Faridl
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help