Ramadan 2015

Takbir Keliling di Malam Lebaran, Polisi Cuma Beri Imbauan

Dia juga menyoroti penggunaan mobil bak terbuka untuk takbir keliling. Biasanya peserta takbir keliling menggunakan pikup dan truk.

Takbir Keliling di Malam Lebaran, Polisi Cuma Beri Imbauan
antara/abriawan abhe
Ilustrasi sejumlah remaja berlatih memukul bedug untuk persiapan malam takbiran menyambut Lebaran. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Hari Raya Idul Fitri 1436 H hanya tinggal menghitung hari.

Persiapan termasuk pengamanan juga sudah digelar untuk mengantisipasi potensi kerawanan.

Satu dari kerawanan yang belum terpecahkan adalah takbir keliling. Polres Sidoarjo, hanya bisa memberikan imbauan agar takbir keliling tidak dilaksanakan.

Polisi tidak tegas melarang. Mereka hanya mengimbau agar acara tahunan di malam menjelang Idul Fitri itu tidak dilakukan.

"Takbir keliling berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Jadi kami sarankan agar tidak menggelar takbir keliling," ujar Kapolres Sidoarjo AKBP Anggoro Sukartono, Jumat (10/7/2015).

Mantan Kapolres Nganjuk itu mengatakan, takbir keliling sering juga disalahgunakan untuk melanggar aturan lalu lintas.

Misalnya, mengabaikan keamanan dengan tidak menggunakan helm, berboncengan tiga, kemudian menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang.

"Semua itu kan melanggar lalu lintas. Pelanggaran semacam itu berpotensi menimbulkan kecelakaan yang lebih besar. Jadi kami mewanti-wanti agar malam takbiran nanti masyarakat tidak perlu menggelar takbir keliling," imbaunya lagi.

Anggoro menilai, acara takbir keliling ini meresahkan pengguna jalan lain. Apalagi, malam takbiran masih masuk kategori puncak arus mudik.

Dia khawatir muncul konflik di jalan lantaran rombongan takbir keliling ini cenderung menguasai ruas jalan.

Halaman
12
Penulis: Miftah Faridl
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help