Berita Jember

Sidak Tim Gabungan Temukan 59 Mamin Tak Layak Konsumsi

"Ada yang kadaluwarsa, kemasan rusak, dan makanan tidak berlabel atau terdaftar," ujar Yumarlis.

SURYA.co.id | JEMBER - Tim gabungan menemukan setidaknya 59 buah makanan dan minuman tidak layak konsumsi saat menggelar sidak makanan dan minuman (Mamin) di Jember, Selasa (7/7/2015). Sidak tersebut dilakukan di 10 tempat penjualan Mamin.

Barang rusak dan tidak layak konsumsi itu ditemukan dari tujuh tempat dari 10 lokasi yang disidak. Sidak dilakukan di kawasan kota, dan juga kawasan kecamatan penyangga seperti Kecamatan Ambulu dan Tempurejo.

Menurut keterangan Ketua Tim Gabungan, Yumarlis, temuan itu didapatkan di Matahari Food Mart, Giant, Pertokoan Mutiara Plasa, La Risso, dan toko Tunas Jaya Kecamatan Ambulu, dan Galaxi Kecamatan Tempurejo.

Makanan yang tidak layak konsumsi dikarenakan sudah kedaluwarsa. "Ada yang kadaluwarsa, kemasan rusak, dan makanan tidak berlabel atau terdaftar," ujar Yumarlis.

Makanan dan minuman yang kedaluwarsa cukup banyak ditemukan antara lain tujuh botol minuman di Matahari Food Mart, 18 botol di Giant, dan tujuh kaleng makanan rusak dan kadaluarsa di Galaxi.

Juga ada 14 bungkus makanan tidka berlabel dan tidak terdaftar di pertokoan Mutiara Plasa, juga ada empat kaleng makanan rusak di La Risso Ambulu, dan lima bungkus makanan rusak di Tunas Jaya Ambulu.

"Kalau makanan dan minuman, seharusnya ditarik dari konter atau tempat pajangan tiga bulan sebelum masa kadaluarsa. Karena makanan kedaluwarsa dan rusak bisa membayakan konsumen," tegas Yumarlis yang juga Humas Dinas Kesehatan Jember.

Langkah selanjutnya, pihaknya meminta makanan yang tidak layak konsumsi ditarik dari peredaran. Setelah itu, petugas melakukan pendataan dan pembinaan. Kalau dalam kesempatan lain, mereka masih membandel dengan menjual Mamin tidak layak konsumsi, maka petugas akan menindak tegas.

"Tindakan yang paling tegas yakni penerapan UU Perlindungan Konsumen dan UU Ketahanan Pangan. Tetapi sebagai langkah awal, kami lakukan pembinaan dulu," ujarnya.

Sidak Mamin tersebut dilakukan rutin menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Hal itu dilakukan agar masyarakat terhindar dari makanan dan minuman yang tidak layak konsumsi.

Sidak gabungan itu melibatkan pihak Dinkes, Satpol PP, Disperindag, juga Kepolisian.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved