Ramadan 2015

Tak Ada Jalur Alternatif Jika Terjebak Macet di Wilayah Jember Ini

Jalur itu rawan macet karena dipadati pertokoan, pasar, alun-alun, dan satu-satunya jalur menuju dan dari terminal induk Jember, Tawangalun.

Tak Ada Jalur Alternatif Jika Terjebak Macet di Wilayah Jember Ini
sri wahyunik
KAFE GUMITIR - Salah satu rest area di jalur selatan Jember-Banyuwangi. 

SURYA.co.id | JEMBER - Pemudik dan wisatawan yang melintasi Jember, sebaiknya berhati-hati saat melewati jalur rawan kemacetan. Ada sejumlah jalur kemacetan di Kabupaten Jember.

Dimulai dari arah Surabaya dan Lumajang atau sisi barat Jember, anda akan menemukan titik kemacetan di Kecamatan Rambipuji.

Titik kemacetan sepanjang sekitar 1,5 KM ini dimulai dari jembatan Sungai Kaliputih hingga di pertigaan depan Mapolsek Rambipuji.

Saat macet total, pengendara roda empat bisa membutuhkan waktu sampai 30 menit untuk melewati jalur itu.

Jalur itu rawan macet karena dipadati pertokoan, pasar, alun-alun, dan satu-satunya jalur menuju dan dari terminal induk Jember, Tawangalun. Mulai H-7 lebaran sebaiknya anda berhati-hati saat melintasi jalur ini.

Tidak ada alternatif jalur yang bagus, kecuali anda memilih berputar dan harus menempuh jarak puluhan kilometer.

Kemudian ada jalur di sekitar Pasar induknya Jember, Pasar Tanjung. Bagi anda pemudik dari arah Bali menuju Lumajang dan seterusnya, sebaiknya tidak memilih jalur ini jika waktu sudah lebih dari pukul 12.00 siang sampai malam hari.

Jalan Trunojoyo hingga ke pertigaan Gajah Mada, akan macet total karena jalur itu merupakan pusat pertokoan, dan pasar Jember. Bagi anda yang tidak memiliki kepentingan di sepanjang jalur itu, anda bisa memilih jalur alternatif, yakni lingkar selatan Jember.

Anda bisa melewati Wirolegi - Kranjingan - Ajung - Mangli, atau Sukorejo - Sumbersari - Tegalbesar - Kaliwates, atau juga Gladak Kembar - Kebonsari - Tegalbesar - Kaliwates, yang semuanya nanti bermuara di jalur provinsi menuju Terminal Tawangalun atau arah keluar kota Jember.

Kemudian di sisi timur Jember, titik rawan kemacetan ada di sekitar Pasar Kecamatan Mayang, dan Pasar Sempolan Kecamatan Silo. Terutama di depan pasar Sempolan, kerap dijadikan pasar tumpah di pagi hari.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help