Ramadan 2015

Demi Lebaran, Sekitar 3.500 Pekerja Migran Jatim akan Mudik

Negara jujugan utama TKI asal Jatim bekerja, antara lain Malaysia, Singapura, Hongkong, Taiwan, Brunei Darussalam, dan beberapa negara Asia Timur.

Demi Lebaran, Sekitar 3.500 Pekerja Migran Jatim akan Mudik
antara/eric ireng
Ratusan TKI ilegal asal Jatim berjalan meninggalkan pesawat Hercules TNI AU, usai mendarat di Base Ops Lanud TNI AL Juanda Surabaya, Rabu (24/12/2014). TKI ilegal tersebut dipulangkan dari Malaysia menggunakan pesawat Hercules TNI AU, karena telah melewati ijin tinggal dan kelengkapan dokumen. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mudik ke kampung halaman ketika Lebaran tak hanya dilakukan oleh mereka yang bekerja di dalam negeri.

Para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri juga memanfaatkan momentum Lebaran untuk mudik ke kampung halaman masing-masing.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Pemprov Jatim Sukardo memperkirakan, jumlah TKI asal Jatim yang mudik ke kampung halaman selama Lebaran mencapai 3.500 orang.

"Mereka berasal dari wilayah yang selama ini menjadi kantong TKI," ujarnya, kepada Surya, Senin (6/7/2015).

Negara jujugan utama TKI asal Jatim bekerja, antara lain Malaysia, Singapura, Hongkong, Taiwan, Brunei Darussalam, dan beberapa negara Asia Timur, seperti Jepang dan Korea Selatan.

Menurut Sukardo, kedatangan TKI ke tanah air mulai terasa saat memasuki bulan puasa. Tapi puncaknya diperkirakan saat H-7 hingga hari H Lebaran nanti.

"Kebanyakan para TKI tersebut pulang ke kampung halaman melalui Bandara Internasional Juanda, Surabaya," jelasnya.

Untuk memberikan layanan kepada para Pahlawan Devisa tersebut, Asisten IV bidang Administrasi Umum Setdaprov Jatim ini minta petugas Disnakertransduk menyambut kedatangan para TKI yang akan mudik.

"Pendataan terhadap mereka juga saya minta untuk dilakuka," imbuh Sukardo.

Saat ini, jumlah TKI asal Jatim di luar negeri totalnya mencapai 166.237 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 132.990 orang tersebar di negara yang ada di Asia Pasifik. Sedangkan 33.247 orang sisanya bekerja di negara yang ada di Timur Tengah.

Dari total 166.237 orang TKI tersebut, mayoritas masih didominasi TKI yang bekerja di sektor informal, yakni mencapai 66,75 persen. Sementara yang bekerja di sektor formal hanya 33,25 persen.

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved