Pengusaha Souvenir Moge

Bermodalkan dari Gadai Laptop

Penghasilannya sebulan bisa mencapai Rp 1 juta sehingga dirinya berhasil mengambil lagi laptopnya dari Pegadaian.

Bermodalkan dari Gadai Laptop
surya/adrianus adhi
KREATIF - Dewantoro Setyo Purnomo memperlihatkan kreasi miniatur moge, Senin (29/6/2015).

SURYA.CO.ID | MALANG - Dewantoro Setyo Purnomo (21), pengusaha inovatif, memanfaatkan jam tangan yang sudah mati disulap menjadi souvenir motor-motor kelas atas, seperti Harley Davidson.

Ditemui Senin (29/6/2015) sore, pria yang akrab disapa Wawan ini bercerita jika kreasi seperti ini berawal dari kegemaaran mengkoleksi jam tangan sejak duduk di bangku SMA.

Kendati demikian, ia mengaku tak semua jam tangan bisa digunakan untuk membuat souvenir. “Saya awalnya tidak tahu untuk apa jam-jam yang sudah mati ini,” tutur Wawan kepada Surya.

Setelah cukup lama merenung, Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum Universitas Brawijaya ini lantas tercetus ide untuk membuat souvenir dengan bahan dasar jam-jam bekas. Karya pertamanya adalah sepeda motor, jenis Harley Davidson.

Karya itu dibuat dalam sehari dan membutuhkan tiga buah jam tangan merk Seiko, dan dua jam tangan pabrikan Tiongkok. Setelah berhasil, sepeda motor ini diposting di facebook, dan ternyata banyak yang suka. Ia pun akhirnya serius dengan bisnis ini.

“Yang beli kakak tingkat saya di Jurusan Hukum. Katanya dia senang dengan karya saya,” tambahnya.

Pria asal Kediri ini bercerita, perjalanan bisnisnya pasang surut. Ia juga sempat menggadai laptop kesayangannya untuk memulai bisnisnya. Padahal, data tugas akhirnya masih tersimpan dalam laptop itu. “Ya, rela saja. Sekalian mengisi waktu liburan,” ujarnya.

Modal dari hasil gadai laptop ini kemudian dipergunakan untuk membeli jam-jam tangan bekas di Pasar Comboran. Tujuannya, untuk memenuhi permintaan pembeli yang terus berdatangan lewat akun Facebooknya.

Pembeli yang datang, kata Wawan, datang dari Bali, Surabaya, Bontang, hingga Jakarta. Museum Angkut juga memesan padanya agar membuat miniatur sepeda motor dengan beragam jenis model.

Pekerjaan barunya ini juga mendapat dukungan dari Iwan, induk semang tempatnya tinggal di Jl Joyosari, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru Malang.

Halaman
12
Tags
Profil
Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved