Berita Tuban

Polisi Penodong Pistol ke Kepala YKA Belum jadi Tersangka

"Belum..belum tersangka, sekarang masih disidik Polda Jatim," kata AKBP Guruh Arif Darmawan usai sholat dhuhur di Masjid Baitul Mukmin

Polisi Penodong Pistol ke Kepala YKA Belum jadi Tersangka
surya/Iksan Fauzi
Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan

SURYA.co.id| TUBAN - Polda Jatim dan Polres Tuban hingga saat ini belum menetapkan oknum polisi atau pelaku penyiksaan terhadap bocah 13 tahun, YKA, sebagai tersangka.

"Belum..belum tersangka, sekarang masih disidik Polda Jatim," kata AKBP Guruh Arif Darmawan usai sholat dhuhur di Masjid Baitul Mukmin di Mapolres Tuban, Kamis (25/6).

Menurut Guruh, Polda Jatim mengambilalih kasus tersebut sejak pekan ini.

Tim polda juga telah dua kali turun ke Tuban untuk menyidik.

"Sekarang sudah diambilalih oleh Propam Polda Jatim. Tim polda sudah dua hari memeriksa, pertama hari Rabu (24/6) dan Kamis (25/6)," kata Guruh.

Hingga sekarang, penyidikan terhadap pelaku, Nurhadi masih diteruskan, baik oleh internal, yakni oleh propram untuk memeriksa pelanggaran disiplin dan prosedural, serta penyidikan pidana umum oleh reserse.

Guruh menegaskan, jabatan Nurhadi sebagai kepala unit reserse Polsek Widang dicopot sejak dilaporkan oleh keluarga FKA pada hari Kamis (18/6).

Sementara itu, mengenai pemeriksaan terhadap korban tindak kekerasan, FKA dan saudaranya FAK, kata Guruh, untuk melengkapi keterangan yang kurang.

Pemeriksaan mulai sekitar pukul 10.30 di Unit PPA, kemudian sekitar pukul 12.48 dilanjutkan di ruang pidana umum.

Sebelumnya, kepada Surya, FKA yang didampingi orang tuanya mengatakan, ditangkap oleh polisi, kemudian dibawa ke Mapolsek Widang, lalu dimasukkan ke sel.

Setelah itu, Nurhadi menginterogasi FKA menggunakan kata-kata tak manusiawi.

Nurhadi juga menodongkan pistolnya ke kepala dan mulut FKA agar mengakui perbuatan mencuri sepeda motor milik Husein, tetangga kampungnya.

Namun, FKA menolak dan mengaku bukan dia yang mencuri. Setelah 1,5 jam diinterogasi polisi dan tak mau mengakui pencurian itu, FKA kemudian dilepas.

Saat itulah, keluarga dan tetangganya mengetahui wajah FKA lebam dan memar.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Iksan Fauzi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help