Bandara Juanda Surabaya

Otoritas Bandara Juanda Warning Angkasa Pura soal Runway Mengelupas

#SURABAYA - Bandara Juanda akan membuka penerbangan sampai 24 jam. Bahkan diprediksi akan ada 40 extra flight.

Otoritas Bandara Juanda Warning Angkasa Pura soal Runway Mengelupas
surya/ian darmawan
Pagelaran seni budaya di Terminal 2 Bandara Juanda, Kamis (19/3/2015) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Lonjakan penumpang saat mudik Lebaran nanti diprediksi akan naik dibanding tahun lalu. Dalam situasi seperti ini, otoritas Bandara Juanda akan membuka penerbangan sampai 24 jam. Bahkan diprediksi akan ada 40 extra flight.

Jika pada hari-hari biasa penerbangan hanya melayani pukul 05.00 sampai pukul 24,00, saat mudik lebaran nanti Juanda beroperasi hingga pukul 05.00 kembali. Ada rencana Juanda akan layani penerbangan 24 jam. Penerbangan mulai pukul 05.00 sampai pukul 05.00 lagi.

"Bisa jadi demikian. Apalagi biasanya akan banyak maskapai yang mengajukan extra flight. Balum ada laporan. Namun saat mudik Lebaran, semua penumpang harus terlayani dengan baik," kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya Kol Laut (P) Dadun Kohar, saat ditemui usai menghadiri ulang tahun Penerbangan AL di Puspenerbal, Rabu (17/6).

Pelayanan penerbangan hingga sehari penuh itu sudah dicoba tahun-tahun sebelumnya. Meski tidak sampai 24 jam penuh, namun pelayanan di bandara hingga petugas melayani hingga di luar jam normal. Ada over time. Namun maskapai tak dikenakan biaya tambahan.

Namun demi menjamin kenyamanan dan keselamatan di bandara, Dadun memberikan warning keras kepada PT Angkasa Pura selaku operator bandara.

Angkasa Pura harus mengantisipasi akan makin padatnya traffic penerbangan. Apalagi hampir semua maskapai di Juanda tengah mengajukan extra flight. "Yang paling utama adalah kenyamanan penumpang dan keselamatan penerbangan. Runway terutama," kata Dadun.

Kepala Otoritas Bandara Juanda ini mendesak agar Angkasa Pura sedini mungkin megantisipasi potensi kerusakan runway. Dadun dengan tegas meminta operator di bandara milik TNI AL tersebut untuk selalu mengecek kondisi dan kesiapan runway.

Retak sebesar jarum dan seukuran rambut pun tidak boleh terjadi. Sebab, dalam kurun waktu 2015 ini, ditemukan ada sejumlah titik runway dalam kondisi mengelupas. Akibatnya, ada pesawat yang mengalami kerusakan ban akibat mengelupasnya runway.

"Saya ingatkan, jangan sampai Lebaran ada bandara yang mengelupas. Caranya, ada retakan sebesar rambut segera lakukan perbaikan. Jangan seperti di Makasar. Saya tak ingin Lebaran nanti ada masalah runway mengelupas," tandas Dadun.

General Manager Angkasa Pura 1 Juanda Surabaya Yanus Suprayogi mengakui bahwa perbaikan dan kesiapan landasan pacu menjadi perhatian utama. "Kami sudah siapkan tim yang sewaktu-waktu dibutuhkan untuk perbaikan. Jam berapun dan segera," kata Yanus.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help