Kembang Api untuk Ibu

di antara pendar dan pijar keindahan kembang api malam itu, Dawn memilih pergi, memilih kalah dari kanker darah yang bertahun-tahun menderanya...

Kembang Api untuk Ibu
www
kembang api 

 Ditulis oleh : Wilson Pranata Setiawan
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Malang

 

KAPAN terakhir kali kalian ngobrol dengan ibu kalian? Pertanyaan yang menohok dan membuat siapa saja yang mendengarnya merenung. Sebuah pembuka manis untuk drama The First Fireworks, diadaptasi dari naskah Alex Brown yang dipentaskan Minggu (7/5/2015) malam di Universitas Negeri Malang.

The First Fireworks, berkisah tentang pergulatan Dawn, perempuan yang bertahun-tahun mengidap kanker darah. Ia tak sekadar berjuang melawan penyakitnya, tapi juga mengendalikan emosinya terhadap sang suami yang mengabaikannya.

Pertemuan keduanya akhirnya terjadi di rumah sakit tempat Dawn dirawat. Jeff, sang suami, atas desakan Helen, putrinya yang tengah hamil, akhirya bersedia menemui Dawn.

Penyesalan, itulah mata rantai yang menyatukan ketiganya. Dawn menyesal tidak bisa menjadi ibu yang baik bagi putrinya. Jeff, menyesali tidak bisa menjadi suami yang baik bagi Dawn. Helen pun menyesal belum menjadi putri yang sempurna bagi ibunya.

Penyesalan yang dibuhul dalam keriuhan pesta kembang api. Saat pijar dan pendarnya menghiasi langit, saat itulah Dawn memilih pergi mengakhiri semuanya. Jeff menemukan Dawn terlena pasrah dalam pangkuan Helen.

Tepuk tangan penonton mengakhiri pentas yang mengharukan. Sarasehan apreasi menggantikan pentas drama yang dimainkan mahasiswa jurusan bahasa Inggris UM dalam bahasa Inggris. Dosen pembimbing matakuliah basic analysis of drama, M Nasrul Chotib  SS M pun ikut mengapreasi pentas malam itu.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help