Berita Mojokerto

Kadisperta Terancam Terseret Pencairan JUT

"Data yang ada akan kami cross check dengan PPK, Perencana dan Pengguna Anggaran (PA)," tutur Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Budi Santoso, Kamis (

Kadisperta Terancam Terseret Pencairan JUT
surya/anas miftakhutadin
Anggota Reskrim Polres Mojokerto saat tiba di Kantor Dinas Pertania yang akan digeledah dalam kasus dugaan korupsi JUT Rp 10 miliar, Rabu (3/6). 

SURYA.co.id|MOJOKERTO - Pencairan dana program Jalan Usaha Tani (JUT) 2011 di Dinas Pertanian (Diperta) Pemkab Mojokerto ditengarai bermasalah karena beberapa proyek yang belum selesai sudah dicairkan.

Dokumen pencairan 100 paket itu kini sudah ditangan penyidik pascapenggeledahan di Kantor Diperta, Rabu (3/6) kemarin.

Data yang ada itu kini terus dipelajari untuk kepentingan penyidikan. Bahkan dokumen pencairab adalah kunci dari permasalahan yang tengah ditangani.

"Data yang ada akan kami cross check dengan PPK, Perencana dan Pengguna Anggaran (PA)," tutur Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Budi Santoso, Kamis (4/6).

Ketika pencairan berlangsung, kata mantan Kasat Reskrim Polres Tuban, PA-nya adalah Sulistyowati yang saat itu baru duduk menjadi Kepala Disperta.

Meski baru menjadi Kadisperta, Sulistyowati diduga akan ikut terseret dalam pusaran persoalan yang ada.

Karena Sulistyowati yang mencairkan proyek yang diduga bermasalah itu.

"Yang jelas, siapa saja yang terlibat kami periksa. Nggak peduli siapa dia," tandas AKP Budi.

Namun saat ditanya, sejauhmana dugaan keterlibatan Kadisperta? AKP Budi enggan menjawab karena masuk dalam materi penyidikan.

"Pokoknya kami akan terus mengorek keterangan dari beberapa saksi," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved