Tongseng Kambing Singgasana Mana Tahan

Potongan daging yang tebal tapi empuk itu mampu menggoyang lidah dengan puas.

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Bagi penggemar kuliner, khususnya berbahan daging kambing, sajian yang satu ini tak bisa dilewatkan begitu saja, Tongseng Kambing dengan bumbu resep tradisional Indonesia dipadukan dengan daging kambing impor.

Tongseng Kambing adalah sejenis gulai dengan cita rasa bumbu yang lebih tajam dan lebih kental daripada gulai. Bedanya, pada kuah tongseng ini ditambahkan bawang putih, merica, Lombok merah, Lombok hijau, kecap manis, daun jeruk dan sayur kubis.

Sudah terbayangkan ketika melihat daftar menu yang di tawarkan, baik di Dharmawangsa Restaurant, Padi Terrace atau Amandaru Restaurant di Hotel Singgasana, Jalan Gunungsari, Surabaya.

Pilihan menu fusion ini bisa dinikmati kapan saja, tentunya Tongseng Kambing di tempat ini menawarkan karakter berbeda, menggunakan bahan utama daging kambing impor.

“Kalau masakan Tongseng Kambing ini khas Indonesia, tapi bahannya menggunakan daging kambing impor dari Australia,” kata Chef De Partie Singgasana Hotel, Hasan Solomon, Selasa (2/6/2015).

Daging kambing, kata Hasan Solomon, tentu salah satu makanan yang sudah sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Sate Kambing, Gule Kambing, Tongseng Kambing adalah beberapa jenis makanan yang diolah dari daging kambing.

Di seluruh dunia, daging kambing juga salah satu jenis daging merah yang paling banyak dikonsumsi. Menurutnya, dipilihnya daging impor ini karena dagingnya lebih empuk dan aroma kambing yang bisanya membuat trauma penikmat kuliner, tidak ada.

Selain itu, untuk proses memasak dan pengolahan juga lebih cepat karena bahan baku yang lunak tadi. Untuk olahan Tongseng Kambing ini irisan daging yang tebal tapi empuk dengan bumbu rampah rempah yang membaur bersama aroma daging kambing membuat menu satu ini makin istimewa.

Setelah disajikan Tongseng Kambing ini bukan hanya menarik dipandang, tapi potongan daging empuk yang sudah menjadi satu dengan bumbu tongseng juga menarik dilidah karena tekstur daging yang empuk ketika digigit.

Potongan daging yang tebal tapi empuk itu mampu menggoyang lidah dengan puas. Untuk dapat menikmati santapan Tongseng Kambing yang empuk ini cukup merogoh kocek Rp 92.000 per porsi.

Yang perlu diperhatikan, daging kambing memiliki reputasi buruk karena menjadi pemicu meningkatkan kolesterol atau tekanan darah tinggi. Karena itu, sebaiknya sebaiknya batasi konsumsi daging kambing, makan saja secukupnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved