Surya/

Bapak Pelototi Batu Akik, Ibu Pilih Belai-belai Baju dan Kain Batik

Dari ratusan stan itu, yang terlihat paling ramai dikunjungi adalah stan-stan yang memamerkan produk khas Indonesia

Bapak Pelototi Batu Akik, Ibu Pilih Belai-belai Baju dan Kain Batik
surya/satria akbar sigit
Stand batu mulia jadi magnet para pengunjung Surabaya Grand Expo. Jumat (29/5/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya menggelar Surabaya Great Expo untuk merayakan ulang tahun Kota Pahlawan ke-722, di Exhibition Hall Grand City Surabaya, mulai Rabu (27/5/2015) hingga Minggu (31/5/2015).

Pemerintah Kota Surabaya menggandeng berbagai pihak untuk menyemarakkan kegiatan ini.

Mulai dari aneka UKM, perusahaan rekanan pemerintah kota, berbagai dinas pemerintahan, hingga peserta dari manca negara memamerkan produk khasnya dalam kegiatan ini.

Lebih dari 180 stan ramai didatangi para pengunjung, Jumat (29/5/2015).

Dari ratusan stan itu, yang terlihat paling ramai dikunjungi adalah stan-stan yang memamerkan produk khas Indonesia yang sedang booming akhir-akhir ini, yaitu kerajinan batik daerah dan batu alam.

Stan-stan kerajinan batik dan tenun ramai dikunjungi oleh para wanita. Sedangkan kaum adam lebih memilih berkerumun di stan yang mempertontonkan batu-batu alam asli dari berbagai daerah.

Contohnya adalah stan batik Solo yang terletak tepat di sisi kiri pintu masuk.

Rombongan ibu-ibu tidak henti-hentinya silih berganti berdatangan, mulai dari sekedar membelai hingga membeli.

"Bagus-bagus ya, semuanya sudah mulai berkembang mulai dari motif hingga kualitasnya," tutur Yuli Hendro, pengunjung asal Sidoarjo yang membeli beberapa lembar kain batik dan tenun.

Sementara para wanita terlihat lebih menikmati keindahan kain batik, bapak-bapak yang datang ke sini terlihat lebih memilih untuk mendatangi stan-stan yang mempertontonkan batu alam.

Stan dari pemerintah Kota Palu contohnya, mereka mengusung koleksi batu alam khas Sulawesi dalam kegiatan ini.

"Ada batu mulia Ruby Zoisite dan akik Green Sojol yang kami usung. Semuanya hanya ada di Palu, khas daerah kami," terang Andy Muhammad Idrus, Ketua Asosiasi Tadulako Gemstone Palu Tovea.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Tags
batu akik
Penulis: Satria Akbar Sigit
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help