Surya/

Kota Kediri Jadi Percontohan Kota Ramah Anak

"Kota Kediri memang kota kecil, tapi kerukunan agamanya sangat baik dan kondusif. Sehingga Kota Kediri menjadi kota sangat ramah bagi anak-anak."

Kota Kediri Jadi Percontohan Kota Ramah Anak
surya/didik mashudi
Dokumenter - Syuting film dokumenter Kota Kediri ramah anak di Balai Kota Kediri, Kamis (28/5/2015). 

SURYA.co.id | KEDIRI - Yayasan Kekuatan Cinta Indonesia (YKCI) memilih Kota Kediri sebagai percontohan kota yang layak dan ramah anak. Dipilihnya Kota Kediri karena ada iklim yang sangat kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak.

"Kota Kediri memang kota kecil, tapi kerukunan agamanya sangat baik dan kondusif. Sehingga Kota Kediri menjadi kota sangat ramah bagi anak-anak," ungkap Dwi Krismawan, Ketua YKCI kepada Surya, Kamis (28/5/2015).

Karena kriteria kota ramah anak itu dipenuhi Kota Kediri, YKCI telah membuat film dokumenter terkait kota ramah anak di Kediri. Sejumlah sekolah, pondok pesantren dan tempat ibadah menjadi sasaran kegiatan syuting film dokumenter ini.

"Kami berharap di kota kecil ini mampu menjadi percontohan dan teladan kota ramah anak di Indonesia. Kita memang memulai kota yang ramah dan peduli anak dari kota kecil," ungkapnya.

Menurut Dwi Krismawan, pihak YKCI dalam kegiatan membuat film dokumenter ini juga mengandeng Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Komnas Anak dan Prof Yohana Yambise dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan.

Diharapkan semangat inspiratif dari Kota Kediri yang ramah dan layak anak dapat menular kepada kota lain di Indonesia.

"Kami memulai dari yang kecil untuk menjadi tauladan bagi yang besar," tambahnya.

YKCI merupakan yayasan yang melakukan sosialisasi tentang perlindungan anak. Karena keberadaan anak dilindungi oleh hukum dan negara.

Sehingga YKCI sangat prihatin dengan banyaknya kasus tindak kekerasan terhadap anak-anak. Upaya mengurangi tindak kekerasan terhadap anak itu dilakukan dengan sosialisasi di masyarakat.

"Anak-anak adalah anugerah Tuhan. Anak dihadirkan di sekolah untuk dilindungi, dididik dan disayangi bukan untuk diperlakukan semena-mena," ungkapnya.

Untuk melengkapi film dokumenternya, YKCI juga mewawancarai Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dan Kapolres Kediri Kota AKBP Bambang W Baiin.

Menurut Abdullah Abu Bakar, pihaknya berupaya menjadikan Kota Kediri yang ramah bagi anak dengan menggelar kegiatan edukasi di sekolah-sekolah.

Selain itu menciptakan hubungan yang harmonis antara guru dan anak didik. Serta menambah taman kota sebagai sarana bermain bagi anak-anak.

Malahan secara rutin bakal digelar kegiatan kesenian tradisional yang melibatkan anak-anak. Salah satu kegiatan yang pernah digelar Festival Padang Bulan di GOR Jayabaya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help