Surya/

Wisata Surabaya

Ada Patung Buddha Abya 12 Meter di Tunjungan Plaza Surabaya

#SURABAYA - Atraksi utama dalam pameran ini adalah patung Buddha berdiri setinggi 3 lantai yang akan menjadi patung Buddha tertinggi di Indonesia.

Ada Patung Buddha Abya 12 Meter di Tunjungan Plaza Surabaya
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
FESTIVAL WAISAK - Patung Budha setinggi 12 meter atau 3 lantai berdiri di atrium Tunjungan Plaza Surabaya, Rabu (27/5/2015), jelang Vesak Festival 2015. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Memperingati Hari Raya Waisak yang jatuh pada 2 Juni 2015, patung Budha 12 meter dihadirkan di Tunjungan Plaza Surabaya, Selasa (27/5/2015).

Acara pameran Waisak berjudul 'Vesak Festival 2015' ini diselenggarakan oleh Yayasa Dharma Rangsi Buddhist Education Center (BEC) Surabaya, dengan tema 'Happy Today!'.

"Tema 'Happy Today!' untuk memberikan pesan untuk bahagia saat ini. Tidak perlu risau akan masa lalu ataupun masa depan. Saat ini kita harus bahagia. Karena kita berlindung pada kebenaran," tutur Billy L Joeswanto

Atraksi utama yang disuguhkan dalam pameran ini adalah patung Buddha berdiri setinggi 3 lantai yang akan menjadi patung Buddha tertinggi di Indonesia.

Pembuatan patung ini membutuhkan waktu selama tiga bulan, yang terbuat dari gabus, yang dikerjakan oleh para perajin patung di Surabaya.

Dalam acara yang akan digelar mulai besok ini, akan menampilkan 7 diorama, dengan 3 diorama yang menceritakan peristiwa penting yang diperingati pada hari raya Waisak. Tiga diorama ini terdiri dari pertiwa kelahiran Budha, saat pencerahan, dan ketika budha akan mati.

Kemudian 4 diorama interaktif dimana pengunjung dapat terlibat langsung untuk mempraktikkan ajaran dari Sang Buddha melalui 4 topik utama yang diangkat dalam pameran kali ini: humanity, gratitude, share happiness, do good & be good.

Dalam diorama peristiwa historis Waisak, pengunjung dapat turut serta untuk melakukan "memandikan calon Buddha" serta menyaksikan patung Buddha Parinibanna (posisi berbaring) yang dapat berbicara.

Buddha Parinibanna adalah peristiwa sebelum matinya Budaha, dalam diorama itu, Buddha memberikan pesan kebaikan-kebaikan kepada para muridnya, untuk disebarkan. Diorama Buddha Parinibanna berbicara ini berdurasi 2 menit.

Tepat pada hari raya Waisak 2 Juni 2015, BEC Surabaya akan menampilkan Relik Buddha, yakni berupa sisa jasmani dari Sang Buddha sendiri.

Relik Buddha yang telah berumur 2500 tahun ini baru pertama kali ditampilkan di Indonesia, bahkan tidak setiap negara bisa melihat hal ini. Namun untuk di Surabaya semua masyarakat bisa berkunjung dan melihat Relik Buddha ini.

"Acara ini untuk mengajak semua umat mengatahui perayaan waisak. Kan biasanya kita di dalam Vihara, dan banyak orang yang tidak tau, apa itu perayaan Waisak ini, sehingga masyarakat luas bisa tau kegiatan kita," tutup pria berkepala plontos itu.

Tujuan dari pameran ini adalah melestarikan Buddha Dhamma di Indonesia, khususnya di Surabaya.

Di dalam momen hari raya Waisak melalui suatu kegiatan yang bersifat menyenangkan dan setiap orang yang terlibat di dalamnya dapat memaknai nilai-nilai kemanusiaan (humanity), rasa syukur (gratitude), saling berbagi kebahagiaan (share happiness), dan melakukan deklarasi untuk menjadi pribadi yang baik dan berperilaku baik (do good & be good).

Penulis: Mohammad Rizal Ghurobi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help