Berita Kediri

Dilarang Berjualan, Ratusan PKL Kota Kediri Ancam Demo

Ratusan PKL mengancam menggelar aksi demo di Balai Kota Kediri.

SURYA.co.id | KEDIRI - Surat edaran larangan berjualan di trotoar jalan mendapat reaksi keras para PKL di Kota Kediri. Ratusan PKL mengancam menggelar aksi demo di Balai Kota Kediri.

Sesuai edaran yang diterima sejumlah paguyuban PKL, larangan berjualan di trotoar jalan di Kota Kediri itu berlaku mulai 27 Mei 2015. Bagi pedagang yang masih membandel bakal dilakukan tindakan penertiban.

Pihak paguyuban PKL menilai larangan tersebut sangat memberatkan bagi pedagang. Masalahnya pihak Pemkot Kediri tidak memberikan solusi bagi pedagang untuk dapat berjualan.

M Hanif salah satu koordinator PKL berharap ada solusi sehingga pedagang tetap dapat berjualan. Karena penghasilan PKL hanya mengandalkan dari berjualan di pinggir jalan.

Terkait rencana aksi demo telah disepakati para korlap PKL se Kota Kediri dilakukan pada
Selasa 26 Mei mendatang. Para PKL dari sejumlah titik bakal melakukan show of force ke Balai Kota melibatkan ratusan anggotanya.

Paguyuban PKL se Kota Kediri yang bakal menggelar aksi di Balai Kota tergabung dalam Forum PKL se Kota Kediri.

Dikonfirmasi terpisah Kabag Humas Pemkot Kediri Drs Apip Permana menjelaskan, larangan berjualan dilakukan karena banyak PKL yang berjualan di badan jalan dan trotoar.

Sehingga bagi PKL yang memakai akses publik di trotoar dan badan jalan dilarang berjualan pagi sampai sore. Namun Pemkot Kediri masih memberikan toleransi untuk berjualan di atas jam 17.00 WIB sampai dini hari.

Namun PKL harus membersihkan gerobak dan rombongnya dari lokasi berjualan.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help