Berita Mojokerto

Rekanan Disperta Ditarik Fee 17,5 Persen

"Pengepul fee sudah kami periksa.Begitu pula rekanan juga sudah kami periksa dan itu diakui ada pungutan. Itu pun tertulis dan ada tanda tangan rekana

Rekanan Disperta Ditarik Fee 17,5 Persen
ilustrasi

SURYA.co.id| MOJOKERTO - Di balik pengungkapan dugaan penyalahgunaan program bantuan dekonsentrasi Jalan Usaha Tani (JUT) Rp 10 miliar, penyidik juga mengungkap fee yang diberikan rekanan kepada pengepul.

Dari nilai Rp 10 miliar, pungutan yang terkumpul sekitar Rp 1,4 miliar.

Siapa pengepul dan siapa yang menyuruh untuk mengumpulkan fee, Kapolres Mojokerto AKBP Budhi Herdi Susianto masih merahasiakannya.

"Pengepul fee sudah kami periksa.Begitu pula rekanan juga sudah kami periksa dan itu diakui ada pungutan. Itu pun tertulis dan ada tanda tangan rekanan yang menyerahkan," jelasnya.

Apakah pengepul fee proyek bakal menjadi tersangka? "Belum. Sekarang masih kami kembangkan," terangnga.

Ketika disinggung apakah pengepul fee proyek dari kalangan PNS atau sipil.

Kapolres menegaskan jika yang menjadi pengepul proyek dari kalangan sipil.

Namun siapa yang menyuruh pengepul untuk menarik, lagi-lagi kapolres enggan menyebut.

"Untuk melacak kemana larinya uang setelah dari pengepul, kami akan kerja sama dengan PPATK untuk mengetahui alirannya," papar AKBP Budhi.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help