Berita Mojokerto

10 Kontraktor, Dugaan Penyelewengan 100 Paket PL

"Kami menduga didalamnya ada ketidakberesan di tahap pelaksanaan, perencanaan dan pengawasan,” kata Kapolres Mojokerto

10 Kontraktor, Dugaan Penyelewengan 100 Paket PL
graphicreflections.org
ilustrasi 

SURYA.co.id| MOJOKERTO - Setidaknya 20 orang diperiksa penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Mojokerto terkait dugaan penyalahgunaan program bantuan dekonsentrasi Jalan Usaha Tani (JUT) senilai Rp 10 miliar tahun 2011.

Dari 20 saksi yang dimintai keterangan, 10 di antaranya kontraktor yang mengerjakan 100 paket pekerjaan.

Karena pekerjaan yang dilakukan diduga ada yang tidak selesai.

Dana yang tengah diselidiki bersumber dari kucuran Pemprov Jatim ke Dinas Pertanian (Disperta) Pemkab Mojokerto.

Informasinya, dana Rp 10 miliar yang ada dipecah menjadi 100 paket pekerjaan. Paket yang ada itu ada yang tidak dikerjakan dan ada yang hanya separo pengerjaannya.

Tetapi dana yang ada itu diserap hingga memunculkan komplain dari sesama kontraktor yang tidak kebagian paket. Karena dari 100 paket yang ada dikuasai pihak tertentu.

"Kami menduga didalamnya ada ketidakberesan di tahap pelaksanaan, perencanaan dan pengawasan,” kata Kapolres Mojokerto, AKBP Budhi Herdi Susanto, Selasa (18/5).

Mantan Kapolresta Kediri, penyidik pernah menyelidiki program JUT antara tahun 2011-2012 silam.

Namun kasus tersebut tidak sampai lanjut dan kini lembarannya mulai dibuka lagi.

"Memang dari KPK sempat menanyakan bagaimana perkembangan terkait penyelidikan JUT. Dari situ akhirnya kami jalan lagi untuk menguak ketidakberesan program yang ada," tutur AKBP Budhi.

Halaman
123
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved