Komplek JIIPE Mulai Dimintai Pasar

Pertumbuhan high rise building, baik untuk mall, office building, pusat perdagangan dan bisnis, serta hunian di Surabaya melonjak setahun terakhir.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Wahjoe Harjanto
surya/sri handi lestari
Managing Director PT AKR Land Development, Widijanto 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - AKR Land Development membuka kantor cabang pemasaran di Surabaya, Minggu (17/5/2015), setelah ground breaking proyek superblok Signature Gallery Surabaya di kawasan Gubeng, Maret 2015.

Kantor pemasaran baru ini untuk mengoptimalkan penjualan dan pembangunan produk baru AKR Land yang mulai dipasarkan. Salah satunya di komplek prestisius Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) yang bekerjasama dengan PT Pelindo III (Persero) di Manyar, Gresik.

"Untuk di komplek JIIPE, kami siapkan Grand Estate Marina atau GEM City. Proyek ini dirancang menjadi tonggak pengembangan properti di wilayah Jawa Timur. Dengan luas sekitar 800 hektar, kawasan yang akan dikembangkan bakal menjadi jewel from the east dari seluruh proyek pengembangan AKR Land Development," jelas Managing Director AKR Land, Widijanto.

Di kawasan GEM City ini, AKR Land akan menghadirkan beragam fasilitas pendukung, seperti dua lapangan golf 18 hole, pusat edukasi, pusat komersil, serta akses dan infrastruktur bertaraf international. GEM City menjadi yang pertama mempersembahkan Marina Waterfront Estate.

Pemasaran produk di JIIPE sudah mulai dilakukan sejak pertengahan April 2015 di Hotel Shangri-La Surabaya. Untuk pengelolaannya dilakukan PT Berlian Manyar Sejahtera, yang merupakan perusahaan patungan antara PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) selaku anak perusahaan Pelindo III dengan PT Usaha Era Pratama Nusantara (UEPN), anak perusahaan PT AKR Corporindo Tbk.

Pada area tersebut, sebanyak 371 hektar daerah akan mencakup semua elemen pembangunan di kawasan pelabuhan laut. Sedangkan kawasan industri (industrial estate) JIIPE seluas 1.761 hektar dibagi menjadi 3 jenis industri, yang terdiri dari industri ringan, industri menengah dan industri berat.

Kawasan residential seluas 765 hektar merupakan kawasan perumahan yang dikembangkan dengan menggabungkan 3 kegiatan utama, yaitu perumahan, komersial dan hiburan atau olahraga sambil menjaga lingkungan sebagai berkelanjutan mungkin.

"Pengembangan kawasan perumahan bertujuan untuk menciptakan perkembangan icon baru di utara Gresik, mengembangkan kawasan perumahan dengan potensi terbaik dengan mengakui kondisi alam untuk sebanyak mungkin untuk menjaga kualitas lingkungan, menyediakan beberapa fasilitas yang memiliki potensi untuk menarik segmen pasar ke situs, menyediakan fasilitas pendukung untuk kegiatan industri," tambah Widijanto.

Dari dua proyek yang ada di Jatim ini, AKR Land menyebut bisa memberi kontribusi pendapatan secara nasional sebesar 45 persen. Dengan target penjualan hingga akhir Tahun 2015 bisa mencapai Rp 500 miliar. "Naik dibanding Tahun 2014 lalu yang sekitar Rp 300 miliar," lanjutnya.

Sementara untuk proyek superblok Signature Gallery Surabaya di atas tanah seluas 1,2 hektar, yang investasi awalnya mencapai Rp 1 triliun, ditargetkan selesai di awal atau pertengahan 2017. Siganture Gallery ini memiliki empat menara.

Menurutnya, pertumbuhan high rise building, baik untuk mall, office building, pusat perdagangan dan bisnis, serta hunian di Surabaya melonjak dalam satu tahun terakhir. "Kami optimistis peminatnya akan meningkat," lanjut Widijanto.

Superblock Gallery Signature ini terdiri dari 4 menara, yaitu apartement, hotel, SOHO dan Office dengan fasilitas pendukung yaitu convention hall, F&B, cafe/restaurant dan memperkenalkan satu tower khusus yang berisi ratusan unit SOHO (Small Office Home Office).

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Tags
properti
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved