Berita Tuban

Warga dan Pegawai JOB PPEJ Simulasi Tanggap Bencana

Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan, Dandim Tuban Letkol Kav Rahyanto Edy Yunianto, Kasdim Tuban Mayor Tri Djoko juga hadiri acara ini.

SURYA.co.id | SURABAYA - Sekitar 200 warga Dusun Majeruk, Desa Bulurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, bersama pegawai Joint Operating Bodi Pertamina – Petrochina East Java (JOB PPEJ) mengikuti simulasi tanggap bencana, Selasa (5/5/2015).

Kegiatan didukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, aparat kepolisian, TNI serta Satpol PP Pemkab Tuban itu merupakan bagian penanganan situasi darurat akibat kegagalan teknologi industri yang terjadi di areal JOB PPEJ.

Dalam keterangan yang dikirimkan, simulasi dilakukan mulai dari warga yang berlatih menghadapi kebocoran gas yang timbul akibat kegagalan teknologi industri, dengan begitu mengetahui ada kebocoran gas, mobil ambulans JOB PPEJ langsung memberi informasi di pemukiman warga.

Setelah mendengar pengumuman, warga langsung berkumpul di lapangan terbuka di depan Masjid Roudhlatul Jannah di dusun itu. Warga kemudian mendapat masker penutup hidung.

Sekitar 30 menit kemudian, empat unit truk milik Kodim, Satpol PP Tuban, dan dua truk milik warga datang mengevakuasi warga yang terdampak kebocoran gas.

Setelah semua warga naik ke atas truk, tim evakuasi membawa mereka menuju titik aman di Lapangan Losari yang berjarak sekitar 4 kilometer dari lokasi eksplorasi dan eksploitasi PAD C JOB PPEJ.

“Titik-titik evakuasi yang benar-benar aman telah dipersiapkan. Jadi warga dan seluruh petugas tahu langkah-langkah pengamanan dan harus menuju kemana jika kebocoran meluas,” kata Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husain.

Dusun Majeruk sebelumnya tidak masuk dalam lokasi sumur kegiatan ekplorasi dan ekspoitasi migas JOB PPEJ. Namun menurut rencana JOB PPEJ akan melakukan pengeboran baru di kawasan Dusun Majeruk.

“Ini antisipasi yang bagus. Sebelum proses pengeboran sudah dilakukan latihan bagaimana menghadapi kondisi darurat akibat kegagalan teknologi industri. Atas nama Pemkab Tuban saya mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi,” imbuh Noor Nahar.

Lewat simulasi ini, Noor Nahar berharap tidak jatuh korban apabila terjadi bencana kebocoran gas. Kalau tidak pernah ada simulasi, jangan-jangan warga bukannya mengungsi tetapi justru mencari asal bau busuknya saat ada kebocoran gas. Itu bisa fatal. Latihan ini untuk mengurangi jumlah korban bencana.

Selain Wakil Bupati Noor Nahar Husain, kegiatan simulasi penanganan situasi darurat akibat kegagalan teknologi industri ini juga dihadiri Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan, Dandim Tuban Letkol Kav Rahyanto Edy Yunianto, Kasdim Tuban Mayor Tri Djoko, dan Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Tags
Pertamina
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved