Berita Pasuruan

Meski Dapat Diizini Bupati, Proyek Pertamina Ditolak karena Tak Izin Warga

Penolakan ini didasari karena pihak Pertagas tidak koordinasi dan meminta izin paguyuban Kades setempat terkait rencana instalasi pipa gas itu.

SURYA.co.id | PASURUAN - Warga Desa Susukan Rejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan juga menolak wilayahnya dilewati pipa gas Pertamina Gas (Pertagas). Penolakan ini disampaikan Kepala Desa (Kades) Susukan Rejo, Sugiantoro, saat melakukan aksi demonstrasi, Senin (4/5/2015).

Penolakan ini didasari karena pihak Pertagas tidak melakukan koordinasi dan meminta izin paguyuban Kades setempat terkait rencana instalasi pipa gas sepanjang 57 km ini.

"Tak minta izin, main pasang pipa saja. Ini kan tidak benar," kata Sugiantoro, Senin (4/5/2015).

Sugiantoro mengakui, proyek ini memang telah mendapat restu Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf. Hanya saja, warga desa yang dilalui pipa-pipa berdiameter 30 cm ini belum mengetahui secara detail dampak dari instalasi pipa gas tersebut.

Sugiantoro dan beberapa Kades yang lain khawatir, instalasi pipa gas ini akan membahayakan warga.

Seandainya nanti ada kebocoran atau melintasi pagar rumah warga, pihaknya tidak tahu harus mengadu ke siapa jika pemasangan pipa ini tak melalui perangkat desa terlebih dahulu.

"Kami tahu ini proyek nasional. Meski begitu, tetap saja ada prosedurnya untuk melakukan pemasangan ini. Yang kami permasalahkan tidak adanya koordinasi dari pihak Pertagas," ujarnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help