Berita Pasuruan

Dua Pria Ini Curi Burung, Buru-buru Kabur, Malah Jatuh Dekat Razia Polisi

Karena terburu-buru, Tobi'i yang membonceng sahabatnya tak bisa mengontrol laju sepedanya ketika melewati polisi tidur.

Dua Pria Ini Curi Burung, Buru-buru Kabur, Malah Jatuh Dekat Razia Polisi
surya/irwan syairwan
Dua tersangka pencuri burung saat menjalani pemeriksaan di Polres Pasuruan, Sabtu (2/5/2015). 

SURYA.co.id | PASURUAN - Niat hati membantu temannya, Tobi'i (18) malah terciduk dan sama-sama mendekam di penjara.

Awalnya, rekan Tobi’I, Bahrul Ulum (19), tak punya uang untuk membayar kos-kosan yang telah ia tempati sekitar setahun di daerah Beji, Kabupaten Pasuruan.

Warga Gadingrejo Kota Pasuruan ini kerja di pabrik kayu di wilayah Beji, namun sebulan terakhir ia menganggur karena kontraknya tak diperpanjang lagi.

Siang itu, Selasa (28/4/2015), Bahrul meminta sahabatnya, Tobi'i untuk mengantarnya pulang.

Di daerah Gempeng, keduanya sempat menepi karena ada razia polisi untuk menghindari cegatan karena tak memakai helm.

Di tempatnya menepi Bahrul melihat burung cucak ijo yang sangkarnya bertengger di depan rumah pemilik.

Desakan harua memiliki uang untuk membayar kosnya membuat ia berpikiran jahat dan memasuki rumah tersebut.

Tobi'i yang mengetahui itu membiarkan sahabatnya masuk dan mengambil burung tersebut.

Keduanya berhasil menggondol dan membawa kabur burung itu tanpa diketahui siapapun.

"Rencananya saya mau jual. Di pasar burung cucak ijo itu harganya Rp 400.000 - Rp 500.000," Bahrul menuturkan kisahnya kepada SURYA.co.id, Sabtu (2/5/2015).

Namun, nasib bicara lain. Karena terburu-buru, Tobi'i yang membonceng sahabatnya tak bisa mengontrol laju sepedanya ketika melewati polisi tidur.

Akibatnya, sangkar burung tersebut jatuh. Polisi yang tadinya sedang melakukan razia melihat kejadian itu.

"Keduanya terlihat kikuk dan terburu-buru. Petugas kami tadinya sudah akan kembali ke markas, namun melihat kejadian itu petugas kami curiga dan menanyakan kepada mereka," tandas Kahumas Polres Pasuruan, AKP Sariyun.

Ketika dihampiri, Bahrul dan Tobi'i gelagapan saat polisi menanyakan burung siapa. Pada akhirnya, Bahrul mengakui di tempat bahwa burung tersebut ia curi.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help