Berita Sidoarjo

Rekor Pemkab Sidoarjo, Dana APBD Tak Terserap Rp 470 Miliar

#SIDOARJO - APBD Sidoarjo 2014 ternyata sisa Rp 470 miliar. Hal ini direspons negatif oleh kalangan DPRD.

Rekor Pemkab Sidoarjo, Dana APBD Tak Terserap Rp 470 Miliar
surya/anas miftakhudin
Wakil Bupati (Wabup) HMG Hadi Sutjipto memotong tumpeng saat rekonsiliasi partai untuk menyepakati perdamaian di pendopo kabupaten, Minggu malam (20/7/2014). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sidoarjo 2014 ternyata tidak terserap hingga Rp 470 miliar. Nilai itu tercatat sebagai rekor terbesar selama pemerintahan di Sidoarjo.

Hal ini direspons negatif oleh kalangan DPRD. Pasalnya, sisa penggunaan anggaran (silpa) sebesar itu menjadi indikasi kinerja pemkab yang tidak maksimal.

Respons datang dari mantan anggota Pansus LKPj Bupati Sidoarjo 2014, Hadi Subianto. Menurut politikus Partai Golkar itu, silpa sebesar itu seharusnya lebih bermanfaat bilang terdistribusi untuk kepentingan masyarakat.

“Sudah dianggarkan kok tidak dipakai. Seharusnya itu hak masyarakat,” ujarnya, Jumat (24/4/2015).

Silpa yang mencapai angka ratusan miliar tersebut juga menjadi indikasi kurang maksimalnya kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Dia menduga, silpa terjadi karena kurang matangnya perencanaan program di SKPD-SKPD. Dia mencontohkan, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan yang serapan anggarannya sangat buruk.

Padahal, banyak program yang langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat.

“Ambil contoh program pengembangan budaya baca dan perpustakaan yang sama sekali tidak terserap anggarannya. Kemudian penyediaan sarana pendidikan non-formal yng tidak sampai 2 persen,” ungkapnya.

Menurut Hadi, silpa sebesar itu baru terjadi kali ini di Sidoarjo. Hadi berharap, pemkab bisa menfokuskan pembangun pada perbaikan jalan dan infrastruktur.

Dana sebesar Rp 470 miliar, sangat memadai untuk menunjang perbaikan. Dia mendesak, bupati mengevaluasi SKPD dengan serapan yang rendah.

Sementara itu, Bupati Saiful Illah menegaskan sudah menginstruksikan kepada SKPD agar lebih fokus dalam menjalankan programnya. Dia juga mengatakan, silpa itu berasal dari Dana alokasi khusus (DAK) dan program pembebasan lahan.

Penulis: Miftah Faridl
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved