Berita Sidoarjo

Jaksa Sidoarjo Incar 8 Kelompok Tani Diduga Korupsi Dana Sapi

#SIDOARJO - Sapi-sapi itu dipindahkan dengan alasan kandang lama habis masa kontraknya. Tim jaksa tidak berhenti di satu kelompok tani.

Jaksa Sidoarjo Incar 8 Kelompok Tani Diduga Korupsi Dana Sapi
SURYA.co.id/Anas Miftakhudin
Kandang sapi yang sangat buruk milik kelompok tani di Sidoarjo yang terlibat skandal korupsi sapi bantuan senilai Rp 6 miliar. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Jaksa Sidoarjo terus mengincar delapan kelompok tani yang diduga menyalahgunakan dana bantuan sosial (bansos) sapi.

Sebelumnya, satu kelompok tani yakni Karya Bersama asal Tropodo, Krian sudah diberkas.

Dari satu temuan di kelompok tani itu, jaksa berkeyakinan tidak ada penyimpangan dana bansos sapi. Pada Maret lalu, tim kejaksaan mendatangi kandang kelompok tani ini dan mendapati sapi-sapi bansos ada.

Kandang penuh dengan sapi dari bantuan senilai Rp 500 juta itu.

Sumber di internal kejaksaan menyebutkan, awalnya jaksa curiga karena sapi-sapi tidak ada di kandang. Namun ternyata setelah ditelusuri, sapi bansos tersebut dipindahkan ke kandang baru yang lebih representatif.

"Setelah cross check ke ketua kelompok taninya, baru ketahuan sapi dipindah ke kandang baru," katanya.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sidoarjo, La Ode Muhammad Nusrim, menyatakan, pemeriksaan terhadap kelompok tani ini tuntas. Tim jaksa tidak menemukan penyimpangan. Dari data di lapangan, diketahui ada 60 sapi di dalam kandang.

"Jumlahnya memang berkurang. Awalnya ada 66 dan sekarang tinggal 60. Ada enam sapi yang mati karena sakit," ujarnya.

Sapi-sapi itu dipindahkan dengan alasan kandang lama habis masa kontraknya. Tim jaksa tidak berhenti di satu kelompok tani.

Saat ini tim bergerak memeriksa kelompok tani lain yakni Pertapan Jaya Desa Pertaman, Taman; Sumber Makmur Desa Permisan, Jabon; Tani Sejati Tropodo, Krian; Lembu Joyo Porong; Gotong Royong Desa Kedungkembar, Prambon; Putra Harapan 2 Desa Singkalan, Balongbendo; Sukan, Desa Kedungsukodani, Balongbendo, dan Bogser Desa Bogempinggir Balongbendo.

Penulis: Miftah Faridl
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved