Berita Surabaya

Polair Jatim Tangkap 3 Kapal Nelayan, Katanya Tanpa Dokumen

“Tapi tiga kapal ini tidak bisa menunjukan dokumen yang dibutuhkan,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono.

Polair Jatim Tangkap 3 Kapal Nelayan, Katanya Tanpa Dokumen
antara
Ilustrasi kapal nelayan 

SURYA.co.id | SURABAYA - Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Jatim menangkap tiga kapal motor pencari ikan di perairan Madura. Tiga kapal ini sama-sama tidak mengantongi dokumen.

Ketiga kapal itu, KM Jasa Mulya 2, KM Anggun Potre Koning, dan KM Rahmad Ilahi. KM Jasa Mulya 2 ditangkap di perairan Kalianget. Ditpolair menyita satu set jaring, dan uang sebesar Rp 3 juta hasil penjualan ikan.

Sedangkan KM Anggun Potre Koning dan KM Rahmad Ilahi ditangkap di perairan Kombeng. Ditpolair menyita jarring dari dua kapal ini.

Ditpolair juga menyita uang tunai hasil penjualan ikan dari dua kapal. Uang sebesar Rp 10 juta disita dari nahkoda KM Rahmad Ilahi, dan uang sebesar Rp 30.000 dari nahkoda KM Anggun Potre Koning.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono menyatakan, tiga kapal ini ditangkap saat Ditpolair patroli di sekitar lokasi. Sebelum mencari ikan di laut, seharusnya nahkoda melaporkan ke Syahbandar untuk mendapat Surat Persetujuan Berlayar (SIB).

Selain itu, nahkoda juga harus mengantongi Surat Ijin Penangkapan Ikan (SIP).

“Tapi tiga kapal ini tidak bisa menunjukan dokumen yang dibutuhkan,” kata Awi, Minggu (29/3/2015).

Nahkoda tiga kapal ini masih menjalani pemeriksaan di Ditpolair. Sedangkan barang bukti (BB) berupa kapal, jaring, dan uang tunai dititipkan di Satpolair Polres Sumenep.

Mantan Kapolres Magetan ini menambahkan penyidik sudah menetapkan tiga nahkoda menjadi tersangka. Tiga nahkoda ini dijerat dengan UU 45/2009 tentang perubahan atas UU 31/2004 tentang Perikanan.

“Untuk sementara masih tiga orang yang ditangkap,” tambanya.

Penulis: Zainuddin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved