Berita Madiun

Begini Akibat Gadaikan Mobil Panther Tetangga Selama 2 Tahun

Foto : Surya/Sudarmawan TERTUNDUK LESU - Tersangka Sumarjo (40) warga JL Pajajaran, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun terpaksa haru

Begini Akibat Gadaikan Mobil Panther Tetangga Selama 2 Tahun
SURYA.co.id/Sudarmawan
TERTUNDUK LESU - Tersangka Sumarjo (40), warga Jl Pajajaran, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. 

SURYA.co.id | MADIUN - Sumarjo (40), warga Jl Pajajaran, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun akhirnya mendekam dalam tahanan Polsek Manguharjo.

Tersangka dilaporkan tetangganya, Anang Cahyono (37), karena menyewa mobil Panther tetapi malah menggadaikannya. Awalnya, pada September 2013 lalu, Sumario mendatangi rumah korban untuk menyewa mobil dengan kesepakatan harga Rp 100.000 per hari.

Tak berselang lama, akhirnya disepakati harga sewa mobil itu. Akan tetapi, sebulan kemudian ternyata uang sewa tak kunjung dibayar tersangka. Setelah dilacak korban, mobil itu ternyata digadaikan tersangka.

"Jadi ada unsur penipuan dan penggelapan dalam perkara sewa mobil yang berujung mobil digadaikan ini," terang Kasubag Humas, Polres Madiun Kota, AKP Ida Royani mendampingi Kasi Humas Polsek Manguharjo, Aiptu Margono kepada Surya, Sabtu (21/03/2015).

Selain mengamankan tersangka, pihaknya juga mengamankan BPKB Mobil Isuzu Panther bernopol AE 1718 BB, surat pernyataan kesanggupan, serta mobil Isuzu Panther itu sendiri.

"Tersangka bakal dijerat pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," tegasnya.

Dalam penyidikan, kata Ida, tersangka sudah mengakui jika mobil Panther milik korban digadaikan. Alasannya, tersangka mengalami kerugian dalam pengerjaan proyek. Sedangkan tersangka masih dituntut untuk menyelesaikan proyek itu.

"Saya sangat menyesal. Mobil memang saya gadaikan karena butuh uang untuk menyelesaikannya proyek. Tapi proyek yang saya kerjakan juga mengalami kerugian," ucap tersangka.

Sementara korban penipuan, Anang Cahyono mengaku senang tersangka sudah diamankan polisi. Harapannya, tersangka dijatuhi hukuman sesuai perbuatannya.

"Semoga dia (tersangka) segera diproses. Sebelumnya dia sudah saya kasih kesempatan dengan membuat surat pernyataan kesanggupan mengembalikan mobil saya tetapi tidak dihiraukan dan dimanfaatkan selama 2 tahun terakhir," pungkasnya.

Penulis: Sudarmawan
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help