Mangrove Pancer Cengkrong
selain pantai Prigi, Trenggalek menawarkan satu destinasi baru laik sambang, mangrove Pancer Cengkrong nan indah...
Haidar Fikri
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Brawijaya
TRENGGALEK memiliki destinasi wisata indah untuk ditawarkan kepada penikmat wisata, yakni hutan mangrove Pancer Cengkrong di pantai Cengkrong, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Dari Tulungagung ataupun Ponorogo, hutan mangrove di sisi selatan wisata pantai Karanggongso dan pantai Prigi ini bisa ditempuh dalam waktu sekitar satu jam.
Wisata hutan mangrove Pancer Cengkrong ini dikelola Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kejung Samudra yang merupakan organisasi kemasyarakatan yang bertujuan untuk meningkatkan peranan dan partisipasi masyarakat pantai dalam pembangunan perikanan sehingga terwujud masyarakat pantai yang sejahtera.
Spesies mangrove yang bisa ditemuikan di sana di antaranya sonneratia alba, rhizophora apiculata, ceriops tagal, avicennia alba, excoecaria agallocha, dan aegiceras corniculatum. Ada pula spesies bruguiera gymnorrhiza, bruguiera cylindrica, bruguiera sexangula, dan xylocarpus moluccensis. Namun untuk menemukan spesies tersebut wisatawan harus melewati tanah berlumpur terlebih dulu.
Untuk menuju ke wisata ini penggunjung harus mengikuti petunjuk menuju ke pantai Prigi. Dari pintu gerbang pantai Prigi ini ikuti arah sesuai petunjuk ke arah pantai Karanggongso, di situlah letak hutan mangrove Pancer Cengkrong ini berada. Tiket masuk ke hutan mangrove ini dibanderol Rp 5.000 sudah termasuk parkir. Wisata ini laik coba karena tempat keren ini menawarkan pemandangan yang sangat indah dan cocok berburu foto-foto indah.