Operasi Pasar di Kediri, Belum Mampu Turunkan Harga Beras

"Karena ada operasi pasar harganya hanya turun sekitar Rp 200 sampai Rp 300 per kg. Malahan harga beras premium masih tetap mahal di atas Rp 11.000

Operasi Pasar di Kediri,  Belum Mampu Turunkan Harga Beras
SURYA
Operasi pasar beras dilakukan di Kota Malang untuk menurunkan harga. 

SURYA.co.id |KEDIRI - Operasi pasar yang digelar Perum Bulog di sejumlah pasar tradisional masih belum mampu menurunkan harga beras secara signifikan.

Harga beras medium masih tetap bertahan di kisaran Rp 8.600 - Rp 9.000 per kg.

Pantauan Surya, harga beras di Pasar Setono Betek dan Pasar Pahing, Kota Kediri hanya turun sedikit sejak ada operasi pasar.

Demikian pula harga beras di Pasar Bandar dan Pasar Pamenang Pare.

"Karena ada operasi pasar harganya hanya turun sekitar Rp 200 sampai Rp 300 per kg. Malahan harga beras premium masih tetap mahal di atas Rp 11.000 per kg," ungkap Ny Kanti, salah satu pedagang beras kepada Surya, Senin (2/3/2015).

Dijelaskan, penurunan harga beras biasanya baru terasa jika beras raskin mulai dibagikan pemerintah.

"Kalau operasi pasar saja tidak terlalu ada efeknya mas. Nanti kalau raskin mulai dibagikan akan ada penurunan," jelasnya.

Perilaku konsumen sendiri kata Ny Kanti masih tetap memilih harga beras premium yang lebih punel.

"Kalau untuk rumah tangga tetap beli yang mahal, hanya pemilik warung yang mulai beralih ke beras medium," tambahnya.

Sementara pantauan Surya, operasi pasar yang telah berlangsung sejak lima hari lalu masih tetap diminati masyarakat.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help