Dianggap Bandel, Pemkot Surabaya Siap Tutup Ratusan Toko Modern

"Sekarang ini kami masih melakukan sinkronisasi data mana saja toko modern yang sudah memiliki perizinan sesuai aturan dan mana yang belum."

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemkot Surabaya memberikan batas waktu dua minggu bagi toko modern untuk mengurus perizinan. Jika sampai batas waktu tersebut ada toko modern tidak memproses perizinan maka Pemkot akan melakukan penertiban dan penutupan.

Kepala Satpol PP Pemkot Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, dalam rangka penertiban toko modern tersebut pihaknya membutuhkan waktu untuk melakukan klarifikasi pada pemilik. Jika dalam klarifikasi antarinstansi Pemkot Surabaya terhadap toko modern kesimpulanya izin belum lengkap maka Satpol PP akan melakukan penertiban.

"Sekarang ini kami masih melakukan sinkronisasi data mana saja toko modern yang sudah memiliki perizinan sesuai aturan dan mana yang belum," kata Irvan Widyanto, Selasa (24/2/2015).

Langkah Satpol PP tersebut sebagai upaya mengikuti hukum azas praduga tidak bersalah. Jika Satpol PP salah melakukan penertiban toko moderen dikhawatirkan akan menimbulkan konsekuensi gugatan hukum di pengadilan.

"Tentunya bila kami digugat maka tenaga akan habis untuk menghadapinya. Maka dari itu kami tempuh langkah bijak dengan mencocokkan semua data perizinan toko modern di Surabaya," ucap Irvan Widyanto.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help