Seminggu sebelum Ditangkap, Dua PNS Kota Malang telah Disanksi BKD

“Sebelumnya kami sudah menerima pengaduan soal kasus yang dilakukan dua PNS tersebut. Kami langsung memanggil keduanya" kata Subkhan.

SURYA.co.id | MALANG – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang, Subkhan sudah mengetahui dua pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Malang terjerat masalah hukum dan sedang diproses di Polda Jatim. Seminggu sebelum ditangkap, BKD bahkan sudah mengeluarkan sanksi untuk kedua PNS tersebut.

“Sebelumnya kami sudah menerima pengaduan soal kasus yang dilakukan dua PNS tersebut. Kami langsung memanggil keduanya untuk diklarifikasi. Lalu, kami mengeluarkan sanksi pembebasan jabatan kepada mereka,” kata Subkhan, Rabu (18/2/2015).

Kedua PNS tersebut, yakni, Fransiska Daris dan Winarti Utami. Fransiska merupakan kepala UPT atau setingkat kepala seksi di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Sedangkan, Winarti Utami menjabat bendahara di Kecamatan Kedungkandang.

“Saya tidak menyangka mereka melakukan perbuatan seperti itu. Saya kenal dengan mereka. Siska (Fransiska) tergolong pegawai cerdas dan tidak pernah ada masalah soal pekerjaan. Sama juga dengan Bu Win (Winarti), dia orangnya juga biasa-biasa saja, tidak pernah ada masalah soal kerjaan,” ujar Subkhan.

Dikatakannya, untuk status kepegawaian kedua PNS itu, Pemkot Malang masih menunggu proses hukum selesai. Menurutnya, tetap akan ada sanksi kepegawaian lain yang diberikan kepada dua PNS tersebut. Jika pelanggarannya termasuk berat, maka sanksi yang diberikan bisa pemecatan dari PNS.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help