Investor Bisa Pantau Langsung melalui AKSes

Melalui fasilitas AKSes, KSEI telah memberikan salah satu bentuk perlindungan dini bagi investor dengan cara memberikan transparansi informasi.

Investor Bisa Pantau Langsung melalui AKSes
surya/sugiharto
Dari kiri, Executive Director BPMI, Tri L Yanuarchmadi, Presdir Indonesia P3IEI, Yoyok Isharsaya, Kepala Divisi Komunikasi dan Perencanaan Strategis KSEI, Syafruddin dan Head of IDX Representative Office Surabaya, Dewi Sriana berdialog usai menyampaikan materinya di Hotel Sheraton Surabaya, Kamis (12/2/2015).

SURYA.co.id I SURABAYA - Program sosialisasi dan edukasi, pengembangan infrastruktur, perlindungan investasi, yang dilakukan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), diperkirakan bisa menaikkan jumlah masyarakat yang menjadi investor saham.

Alec Syafruddin, Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan dan Perencanaan Strategis KSEI mengungkapkan hal itu, saat Sosialisasi Pasar Modal bersama PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI) dan Badan Arbitrase Pasar Model Indonesia (BAPMI), di Surabaya, Kamis (12/2/2015).

"Kami juga bekerjasama dengan perbankan melalui co-branding fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan Sekuritas-Red) yang terintegrasi dengan jaringan ATM perbankan," katanya.

Melalui fasilitas AKSes, KSEI telah memberikan salah satu bentuk perlindungan dini bagi investor dengan cara memberikan transparansi informasi, agar bisa secara langsung memantau investasinya yang disimpan di KSEI.

Hal ini sejalan dengan program Dana Perlindungan Pemodal yang diselenggarakan PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI).

Presiden Direktur P3IEI, Yoyok Isharsaya mengatakan, program ini bertujuan mewujudkan pasar modal yang teratur, aman, efisien, serta melindungi kepentingan pemodal dan masyarakat dari fraud atau tindak kejahatan penggelapan dana nasabah.

Direktur Eksekutif Badan Arbitrase Pasar Modal Indonesia (BAPMI), Tri Legono Yanuarachmadi menambahkan, BAPMI menyediakan forum mediasi dan adjudikasi bebas biaya jasa yang bisa dimanfaatkan investor yang bersengketa small claim, yakni nilai gugatan sampai Rp 500.000.000.

"BAPMI diharapkan dapat menjadi solusi dalam menyelesaikan sengketa yang terjadi, sehingga dapat memberi kepastian hukum bagi pemodal," tandas Tri.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Tri Dayaning Reviati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved