Surya/

Kue Bergaya Korea-Jepang Jadi Tren Cake 2015

Chef pastry dan cake PT Gandum Mas Kencana (GMK), Mila Sahadati (40), mengatakan tren pastry dan cake 2015 masih didominasi gaya Korea dan Jepang.

SURYA Online, SURABAYA – Tak hanya baju ataupun rambut, dunia pastry dan cake pun juga memiliki mode serta tren tersendiri. Berbagai macam isu serta teknik pembuatan pastry dan cake, menjadi perhatian para chef pastry.

Chef pastry dan cake PT Gandum Mas Kencana (GMK), Mila Sahadati (40), mengatakan tren pastry dan cake untuk 2015 masih didominasi gaya Korea dan Jepang. Pastry dan cake bergaya Korea dan Jepang ini menonjolkan visualisasi yang menarik sekaligus menyehatkan.

“Tampilan menarik dan sehat, itu ciri kuat pastry dan cake Korea-Jepang,” kata Mila di sela-sela acara Patiserra 2014: Pop Elegance in Healthy Way. Trend Pastry Ala Korea & Japan, di Shangri-La Hotel Surabaya, Rabu (8/10/2014).

Mila menuturkan pastry dan cake Korea-Jepang menonjolkan kerumitan cara menghias. Kue-kue dibuat untuk menarik dan memanjakan mata seseorang. Biasanya, kue-kue tersebut bergambar atau berbentuk tokoh-tokoh anime serta komik.

“Tokoh-tokoh kartun atau bentuk-bentuk binatang lucu jadi hiasan utama, di samping bahannya juga harus menyehatkan,” sambungnya.

Biasanya, pastry dan cake buatan Korea-Jepang tak hanya terbuat dari terigu. Bahan seperti umbi-umbian, kentang, serta green tea juga digunakan.

“Bahan-bahan tersebut memiliki kandungan lain yang lebih menyehatkan. Jadi, selain tampilannya unik,kandungan yang ada lebih menyehatkan,” paparnya.

Untuk membuat pastry dan cake bergaya Korea-Jepang, lanjutnya, dibutuhkan kesabaran tinggi. Sebab,dalam membentuk tokoh kartun itu diperlukan kreatifitas, dan ketelitian.

“Imajinasi si chef mutlak diperlukan. Membuat pastry dan cake Korea-Jepang seperti memahat patung. Jam terbang memainkan peranan. Harus terus mengasah kemampuan dengan mencoba,” urainya.

Kue-kue buatan Mila memang berbentuk unik dan imut. Kue tart biasa dihiasinya dengan banyak tokoh-tokoh kartun seperti Pororo, Minions, hingga cup cake bergambar wajay Psy.

Marketing Communication Manager PT GMK, Iman Setia, menambahkan selain berbentuk kartun, pastry dan cake bergaya Jepang memiliki tingkat keditelan rumit. Beberapa kue dibuat agak berbeda hanya untuk menghasilkan efek warna yang menarik.

“Pastry dan cake bergaya Jepang sangat perfeksionis. Pada kue roll cake, misalnya, harus digulung berulang-ulang agar menghasilkan gradasi warna yang memukau,” tandas Iman.

Iman menuturkan acara ini merupakan kali pertama dilakukan PT GMK di Surabaya. Menurutnya, perkembangan pastry dan cake Surabaya sudah maju dan mengikuti perkembangan pastry dan cake dunia.

“Kami ingin semakin dekat dengan para chef pastry dan cake Surabaya. Kami juga berikan resep-resep terutama resep miny cake yang tengah booming,” ujarnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya  edisi BESOK. Simak kelanjutan beritanya di www.surya.co.id FOLLOW Twitter @portalsurya dan LIKE Pages Facebook: www.facebook.com/suryaonline.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help