AKU untuk Indonesia

Ke depan program kuliah kerja nyata di UMM meretas batas wilayah dan negara....

AKU untuk Indonesia
Sandy Iswahyudi

Oleh : Sandy Iswahyudi
Mahasiswa Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang
iswahyudi779.wordpress.com

KELUARAN mahasiswa bukan hanya untuk menjadi pekerja atau wirausaha. Sejatinya, mereka akan menjadi masyarakat dan berkontribusi positif terhadap perkembangan daerah yang ditinggalinya. Itu yang menjadi tanggung jawab setiap perguruan tinggi di Indonesia.

Melihat tanggung jawab tersebut Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kampus peraih Anugerah Kampus Unggul (AKU) tiga kali berturut-turut itu memiliki program wajib kuliah kerja nyata (KKN) yang harus dilaksanakan mahasiswa semester 6 atau yang sudah menempuh 100 sks dengan bobot 4 sks.

KKN bertujuan memberikan pengalaman secara langsung baik fisik maupun mental kepada calon sarjana dengan terjun ke masyarakat secara interdisipliner tanpa terkotak-kotak oleh ilmu masing-masing. Hal inilah yang menjadikan KKN selain sebagai program pengabdian, juga penanaman kepada para calon sarjana akan arti penting Bhinneka Tunggal Ika. Tentunya Indonesia tidak akan bisa sejahtera dan makmur hanya dengan satu ilmu saja.

Kamis (26/6) lalu di Dome, UMM kembali melepas 3.502 mahasiswa peserta KKN yang akan ditempatkan di 113 desa di wilayah Malang Raya. Peserta bukan hanya berasal dari internal, namun juga luar negeri yang akan digabungkan dengan beberapa kelompok.

Tahun ini, UMM bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi luar negeri dari Vietnam, China, dan Thailand. Ke depannya, akan diadakan kegiatan serupa namun bertaraf internasional. Karena program KKN bukan hanya berdampak positif bagi para peserta, juga bagi daerah yang ditinggali peserta KKN.

UMM juga bekerja sama dengan BKKBN untuk mengampanyekan program dua anak lebih baik di beberapa desa. Hal ini menjadi harapan seluruh civitas akademika, agar KKN periode 2014/2015 dapat berdampak positif bagi daerah yang ditinggali selama satu bulan.

Hal senada disampaikan Rektor UMM Muhadjir Effendy, bahwa peserta KKN adalah representatif dari UMM. Keberadaan peserta di lokasi KKN menandakan bagusnya UMM begitu pun sebaliknya. Di sana peserta diharapkan bisa mengaplikasikan program-program yang sudah dirancang dengan baik agar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Acara pelepasan ini ditutup dengan pemakaian secara simbolis jaket KKN sebagai bentuk telah diridhoi para peserta untuk berjuang memajukan desa.

Tags
solar boat
Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved