Kapolresta Batu : Jangan Nyalakan Kembang Api Dekat Tempat Ibadah

Pedagang itu mengambil dari distributor, dan distributor sudah mendapatkan izin. Yang tidak boleh adalah menjual petasan

Kapolresta Batu : Jangan Nyalakan Kembang Api Dekat Tempat Ibadah
antara
Ilustrasi kembang api 

SURYA Online, BATU – Saat bulan Ramadhan, seringkali warga menyulut kembang api.

Agar tidak menganggu umat Islam menjalankan ibadahnya, Kapolresta Batu AKBP Windiyanto Pratomo mengimbau warga agar tidak menyulut kembang api di dekat tempat ibadah.

“Kami imbau jangan menyulut dekat tempat ibadah (masjid) supaya tidak menganggu. Ini untuk ketertiban supaya aman,” ujar Windiyanto usai memusnahkan 974 minuman keras di halaman Mapolresta Batu, Sabtu (28/6/2014) siang.

Kembang api yang boleh dinyalakan, tidak lebih dari 2 inchi. Para pedagang kembang api, kata Windiyanto, masih di bawah 2 inchi.

Beberapa hari lalu, MUI merekomendasikan supaya penjual petasan dan kembang api ditertibkan.

Menanggapi hal itu, Windiyanto mengatakan pihaknya bersama Satpol PP bakal menertibkan.

“Pedagang itu mengambil dari distributor, dan distributor sudah mendapatkan izin. Yang tidak boleh adalah menjual petasan, karena petasan bersifat ledakan langsung,” ujarnya.

Penulis: Iksan Fauzi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help