Tiga Warna Sejuta Pesona

Tiga warna keindahnya menawarkan jutaan pesona..... Kelimutu pesonamu itu....

Tiga Warna Sejuta Pesona
Martinus Awan

Oleh : Martinus Awan
Mahasiswa PPG Universitas Negeri Malang

DANAU tiga warna Kelimutu salah satu pesona wisata di Pulau Flores. Danau di Kabupaten Flores, Ende, Nusa Tenggara Timur ini memiliki daya tarik luar biasa bagi siapa saja. Bersama dua teman _Beni dan Gusti_ kami mengunjungi Kelimutu dan langsung dibuat kagum dengan pesona Kelimutu. Perjalanan menuju danau Tiga Warna lumayan jauh. Kami tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dengan mobil sewaan kami butuh waktu tiga jam mendaki pegunungan ke Kelimutu.

Kondisi jalan yang tak terlalu bagus, memutar, melintasi jurang dan tebing menuju ke pegunugan Kelimutu. Kampung terdekat dengan kawah gunung Kelimutu adalah Moni. Kampung ini terletak di Desa Koanara, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, berjarak 13 kilometer dari danau Kelimutu. Dari Moni hanya butuh waktu sekitar 45 menit mencapai bibir Kelimutu. Bisa dibilang Moni adalah pintu gerbang menuju danau Kelimutu.

Dari Moni inilah kami harus berjalan kaki melewati ratusan anak tangga yang jadi salah satu jalan menuju puncak danau Kelimutu. Lelah yang kami rasakan akhirnya terobati dengan pemandangan yang indah sepanjang jalan yang kami lalui. Di pinggir anak tangga yang berliku-liku dihiasi pepohonan rindang, udara sejuk terasa sepanjang perjalanan. Diimbuh kicauan burung yang beterbangan menemani kesunyian perjalanan.

Di puncak gunung Kelimutu kami diam membisu melihat pesona luar biasa. Pesona yang tak mungkin bisa ditemukan di belahan negeri ini. Bagaimana tidak, selain tiga danau yang menawarkan pesona keajaiban tiga warna berbeda, Kelimutu juga memiliki hutan mini, tempat di mana tumbuh berbagai jenis pohon yang sangat rindang dan indah. Hutan mini tersebut sudah dijadikan sebagai Taman Nasional Kelimutu. Ada berbagai jenis flora yang merupakan ciri khas spesies endemik Kelimutu.

Keindahan lain yang kami jumpai di danau Kelimutu adalah taman yang dekat dengan tepi danau yang memancarkan warna merah untuk melengkapi keindahan danau tiga warna tersebut.

Taman ini dipenuhi tanaman bunga berwarna merah, berbagai jenis spesies yang sedang menari-nari di taman tersebut memberikan suaranya yang merdu sebagai salam selamat datang kepada pengunjung. Burung ini sering disebut burung jiwa, karena jarang muncul dan sulit untuk menemukannya. Suaranya yang khas adalah bagian yang selalu menyambut kedatangan pengunjung ke taman tersebut.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved