Pengamat: DPT Pilpres di Jatim Carut Marut

"Ini adalah catatan merah, terhadap proses demokrasi di Indonesia pada Pilpres 2014," tegas Agus,

SURYA Online, SURABAYA  - Pengamat politik dari Bangun Indonesia Agus Mahfud Fauzi menilai, carut marutnya DPT Pilpres yang menjadi tanggung jawab KPU Jatim sudah mengarah anti demokrasi.

Pasalnya, ketika Anggota Bawaslu Jatim Sri Sugeng menanyakan masukan dari Panwaslu Kabupaten/Kota terkait proses pemutakhiran data DPT dalam rapat pleno rekapitulasi DPT Pilpres, KPU Jatim malah menjawab dengan arogan, sehingga anggota Bawaslu Jatim tersebut langsung meninggalkan rapat pleno. "Ini adalah catatan merah, terhadap proses demokrasi di Indonesia pada Pilpres 2014," tegas Agus, Rabu (11/6/2014).

Loison Organising Tim Pemenangan Jokowi-JK di Jatim, Bambang Juwono juga mengaku mensupport rekomendasi Bawaslu Jatim, karena fakta di lapangan proses penetapan DPT di KPU Kabupaten/Kota tidak sesuai dengan prosedur yang ada.

Padahal DPT yang baik itu, dinilai dapat meningkatkan kualitas demokrasi. "Makanya semua komponen bangsa punya kepentingan menjadikan momentum Pilpres untuk perbaikan demokrasi lebih berkualitas," tegas politisi PDIP Jatim ini.

Tags
DPT
Penulis: Mujib Anwar
Editor: Adi Agus Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved