• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Surya

Desak Izinkan Pemantau Asing ke Kremia

Jumat, 7 Maret 2014 20:56 WIB

SURYA Online, WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mendesak Moskow membantu pemantau asing memasuki Krimea dan bersama sekutunya mengecam penentuan pendapat rakyat bagi semenanjung semi-otonomi itu melepaskan diri dari Ukraina.

"Kami menyerukan Rusia mengizinkan para pemantau PBB dan OSCE (Organisasi bagi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa) memasuki seluruh Ukraina, termasuk Krimea, untuk menjamin hak-hak seluruh rakyat Ukraina dihormati, termasuk etnik Rusia," kata Utusan AS Samantha Power dalam sidang darurat empat Dewan Keamanan PBB kepada wartawan, Kamis (6/3/2014).
   
Russia harus menyerukan kepada pihak berwenang Krimea dan menggunakan wewenang mereka sendiri untuk menjamin keamanan dan akses bagi para pemantau internasional," katanya setelah sidang tertutup.
   
Para pria bersenjata sebelumnya melarang pemantau militer dari 21 anggota OSCE yang berjumlah 57 orang memasuki Krimea, yang dikuasai pasukan Rusia sejak 28 Februari 2014.
   
Di tengah-tengah ketegangan di negara bekas Sovyet itu, Power mengatakan, referendum yang diusulkan itu melanggar konstitusi Ukraina. "Referendum itu tidak sah dan ilegal. Kami tidak akan mengakui hasil-hasil referendum ini," tegasnya.
   
Dubes Inggris untuk PBB Mark Lyall Grant juga setuju dengan negara Barat bahwa referendum itu tidak sah. Lyall Grant mengatakan, Dewan Keamanan tidak mungkin menyetujui satu resolusi dalam beberapa hari ke depan, kendatipun kelompok itu akan segera bersidang kembali.
   

Editor: Wahjoe Harjanto
Sumber: Antara
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
993652 articles 36 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas