Surya/

UB Ciptakan Alat Diagnosa Penyakit Diabetes

Bentuk dan pemakaian alat yang bernama Kit Diagnostik GAD 65 ini cukup sederhana.

UB Ciptakan Alat Diagnosa Penyakit Diabetes
surya/adrianus adhi
Profesor Aulanniam menunjukkan tester pendiagnosa penyakit Diabetes Melitus, Rabu (26/02/2014)

SURYA Online, MALANG - Universitas Brawijaya membuat inovasi baru untuk memudahkan seorang dokter mendiagnosa penyakit diabetes pasiennya.

Universitas yang beralamat di Jalan Veteran ini membuat sebuah tester khusus dengan tingkat presisi hampir 100 persen.

Bentuk dan pemakaian alat yang bernama Kit Diagnostik GAD 65 ini cukup sederhana.

Bentuknya mirip kertas pipih sama seperti tester kehamilan seorang perempuan.

Hampir serupa dengan tester kehamilan itu, dengan alat ini dokter juga tinggal memasukkan satu tetes darah seorang pasien ke dalam kertas.

Setelah diberi tetesan cairan buffer dan tetesan cairan khusus, muncul hasil diagnosa yang berupa positif dan negatif diabetes.

Rektor UB Profesor Yogi Sugito mengatakan peralatan ini merupakan kerjasama dari Laboratorium Biosains UB, dan PT Bio Farma Bandung.

"Ada empat profesor UB yang mengerjakannya," kata Yogi saat melaunching inovasi tersebut di Hotel UB, Rabu (26/02/2014) pagi.

Empat Profesor ini adalah Profesor Aulanni'am, Profesor Sutiman B Sumitro, dan Profesor Fatchiyah.

Ketiga Profesor ini berasal dari Fakultas F MIPA UB. Serta satu lagi Profesor Djoko Soetmaji yang berasal dari Fakultas Kedokteran UB.

Halaman
12
Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help