Warga Ancam Balas Dendam, Rekonstruksi Pembunuhan Dipindah

Reka ulang dilakukan di ring road, jauh dari Desa Balun Kecamatan Turi lokasi kejadian yang sebenarnya.

Warga Ancam Balas Dendam, Rekonstruksi Pembunuhan Dipindah
surya/hanif manshuri
Rekonstruksi pembunuhan di Lamongan yang terpaksa dipindahkan karena ancaman warga, Kamis (6/2/2014).

SURYA Online, LAMONGAN –  Rekonstruksi kasus pembunuhan Anton Susanto (20) dengan tersangka Agus Setyobudi (35) asal terpaksa dipindahkan lokasinya, Kamis (6/2/2014).

Reka ulang dilakukan di ring road, jauh dari Desa Balun Kecamatan Turi lokasi kejadian yang sebenarnya.

Pemindahan lokasi ini terpaksa dilakukan karena banyak warga Balun yang dendam dengan tersangka dan hendak melakukan pembalasan saat rekonstruksi dilakukan.

Kepastian ini diperoleh setelah Unit Reskrim melakukan tiga kali pertemuan dengan perwakilan warga Desa Balun.

Mereka akan ramai-ramai mendatangi lokasi rekonstruksi untuk balas dendam.

“Kita pindahlah tempatnya, terpaksa. arena untuk menghindari kemungkinan terburuk jika dilaksanakan di tempat kejadian sebenarnya,”ungkap Kasat Reskrim AKP  Efendi Lubis, kepada SURYA Online, Kamis (6/2/2014).

Meki pindah tempat, tidak mengurangi skenario rekonstruksi  yang harus dilakoni tersangka hingga sebanyak 31 adegan.

Adegan diperankan sendiri oleh tersangka, karena Yusuf Wardiansyah (30), tersangka lainnya kabur dan belum berhasil ditangkap.

Peran Yusuf dan para saksi seperti, Nidal, Arik, Slamet, Andrik Surbakti, Rahmad dan Astutik diperankan anggota polisi, termasuk korbannya Anton Susanto (20) seperti yang saat terjadi insiden, Selasa (29/10/2013).

Kasus ini bermula dari perampasan sepeda motor Honda milik Anton Susanto yang disertai kekerasan hingga korban terbunuh  karena ditusuk pisau hingga tiga kali.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved