PPL Kecamatan Lamongan Keluhkan Pungutan Untuk Pelantikan

Yang menganjal dibenak para anggota PPL, ternyata tidak semua pelantikan PPL oleh Panwascam diwajibkan membayar sejumlah uang.

PPL Kecamatan Lamongan Keluhkan Pungutan Untuk Pelantikan
antara
Ilustrasi uang

SURYA Online, LAMONGAN - Pelantikan anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Pemilu 2014, Kecamatan Lamongan diwarnai isu pungutan liar (pungli).

Nilainya pun seragam, yaitu Rp 50 ribu per PPL.

Salah satu anggota PPL, Selasa (4/2/2014) mengungkapkan, pekan ini ada sejumlah pelantikan susulan anggota PPL hasil rekrutmen baru.

Pelantikannya  dipusatkan di kantor Pendopo kecamatan masing-masing, termasuk Kecamatan Lamongan Kota.

Yang menganjal dibenak para anggota PPL, ternyata tidak semua  pelantikan PPL oleh Panwascam diwajibkan membayar sejumlah uang.

Namun adanya tarikan Rp50 ribu setiap anggota PPL di Kecamatan Lamongan dirasa memberatkan. Apalagi tidak ada konfirmasi terbuka  soal peruntukannya .

”PPL tidak pernah diajak koordinasi. Termasuk saya tidak pernah diajak bicara atau rapat terkait tarikan ini,  tiba-tiba saya dihubungi pelantikan besok diminta menyetorkan uang Rp 50 ribu," kata salah satu anggota PPL kota Lamongan yang enggan disebutkan namanya kepada SURYA Online, Selasa (4/2/2014).

Menurutnya, pungli ini tidak berlaku untuk semua PPL di seluruh Kabupaten Lamongan. 

Ia mengaku sudah mengecek beberapa kecamatan tapi tidak ada tarikan apapun.

Terpisah Ketua Panwaskab, Tony Wijaya saat dikonfirmasi Surya membenarkan adanya kabar  tersebut.

Hanya saja mantan aktivis GMNI ini menyebutkan dana itu bukan pungli, tapi iuran.

Nilai besar kecilnya disesuaikan dengan kebutuhan pelantikan  yang ada di setiap Panwascam.

“Kebijakan Panwascam. Ya sebagai bentuk solidaritas karena memang tidak ada dana untuk pelantikan. Dan kembalinya uang itu untuk suguhan saat acara pelantikan, semisal untuk snack dan minuman. Kalau dikatakan pungli itu sangat jauh,” tegasnya.

Ditambahkan, pihak Panwaskab tidak mengistruksikan adanya iuran itu, semua
diserahkan ke Panwascam masing-masing.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved