Satu Perampok SPBU Lamongan Kembali Dibekuk

Ia bertugas memberi komando kapan saatnya mengeksekusi bersamaan dengan karyawan SPBU hendak setor uang ke bank.

Satu Perampok SPBU Lamongan Kembali Dibekuk
surya/hanif manshuri
Tersangka Tahid digelandang ke ruang pemeriksaan sesaat setelah diringkus, Senin (3/2/2014).

SURYA Online, LAMONGAN – Petugas Polres Lamongan berhasil menangkap Tahid (50), salah satu anggota komplotan pelaku perampokan di dua SPBU, Nginjen dan Karanggeneng senilai Rp347 juta, Senin (3/1/2014) dinihari.

Keberhasilan petugas ini merupakan hasil pengembangan tertangkapnya 4 tersangka, Fahri, Isail,Yasit dan Arifin oleh Polres Banyuwangi saat merampok dua karyawan BRI Unit Bajulmati Wongsorejo.

“Tahid kita tangkap tadi pagi di Jrengoan Omben  dan dibantu Polres Sampang,” ungkapKasat ReskrimAKP Efendi Lubis, kepada SURYA Online, Senin (3/2/2014).  

Pengakuan sementara, tersangka bukan berperan sebagai eksekutor.

Ia bertugas memberi komando kapan saatnya mengeksekusi bersamaan dengan karyawan SPBU Nginjen Kecamatan Deket membawa uang hendak disetor ke bank, pada Senin (6/5/2013).

Ketika aksi di SPBU Nginjen, joki sepeda motor dipegang Zaini dan siaga mobil Toyota Innova yang peran sopirnya dipercayakan pada Fahri.

Lain lagi ketika merampok di SPBU Karanggeneng, Senin (6/5/2013), Tahid hanya duduk di dalam mobil yang dikemudikan tersangka Rusdi.

Sementara eksekutornya dilakukan Fahri yang  memegang senpi, dan Yasit yang memegang celurit.

Dua ekeskutor menumpang sepeda motor  dengan joki masing - masing Arifin dan Ismail.

“Dari  dua TKP perampokan, Tahid mengaku kebagian Rp15 juta dan Rp18 juta,” kata Efendi Lubis.

Pengakuan Tahid masih akan dikembangkan dan dikroscek dengan empat tersangka lain yang ditangkap di Banyuwangi.

Kini petugas sedang memburu tiga tersangka lainnya yang namanya sudah dikantongi petugas.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved