Pemilu Bangladesh Terancam Batal

BNP dan sekitar 20 sekutunya menolak ikut serta setelah Hasina menolak menyetujui seruan untuk mundur dan menyetujui satu pemerintah sementara

SURYA Online, DHAKA - Hasil jajak pendapat Surat Kabar Dhaka Tribune menyebutkan lebih dari tiga perempat atau sekitar 77 persen warga Bangladesh menolak Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan digelar Minggu (5/1/2014).

Namun Perdana Menteri Sheik Hasina mengesampingkan prospek kemungkinan Pemilu ditangguhkan dan menuduh Pemimpin Patai Nasional Bangladesh (BNP) Khaleda Zia berusaha menyandera negara dengan melakukan serangkaian blokade yang bertujuan untuk merusak Pemilu, Kamis (2/1/2014).
   
BNP dan sekitar 20 sekutunya menolak ikut serta setelah Hasina menolak menyetujui seruan untuk mundur dan menyetujui satu pemerintah sementara untuk menyelenggarakan Pemilu.
   
Pertikaian itu menambah aksi kekerasan politik di negara yang dilanda aksi kekerasan paling berdarah selama 12 bulan sejak kemerdekaan. Lebih dari 140 orang tewas dalam aksi kekerasan berkaitan Pemilu sejak akhir Oktober 2013.
 

Tags
Bangladesh
Penulis: Wahjoe Harjanto
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help