Ditanya Dana Rp 8 Miliaar, Kepala Bappeko Mengaku Tak Tahu

Pengusutan kasus titipan pajak Rp 8 miliar Kejati Jatim memeriksa mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Surabaya, Agus Imam Sonhaji.

SURYA Online, SURABAYA - Sesuai rencana, penanganan kasus titipan pajak dan uang tak bertuan Rp 8 miliar memeriksa mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya, Agus Imam Sonhaji. Dalam penjelasan usai diperiksa, dia tak banyak berkomentar dan menjawab tak tahu terkait kasus yang sedang ditangani Kejati Jatim.

Dipanggil ke Kejati Jatim, Agus Imam Sonhaji yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini datang sekitar pukul 11.00 WIB bersama stafnya. Dia dan stafnya kemudian masuk ke ruangan penyidik pidana khusus (pidsus) dan diperiksa jaksa. Setelah istirahat sekitar satu jam, pemeriksaan berlanjut hingga berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.

Ditemui usai diperiksa, pria yang juga pernah jadi ketua tim reklame Pemkot Surabaya ini mengaku hanya memberikan keterangan seputar pendirian titik reklame.

"Pertanyaannya banyak. Tapi jawaban saya seputar mekanisme izin reklame," tuturnya singkat, Selasa (26/11/2013).

Ketika dikejar pertanyaan terkait kasus titipan pajak reklame dan uang tak bertuan sebesar Rp 8 miliar, dia mengaku tak tahu menahu. Ketika didesak wartawan, bahwa dia juga sempat menjadi ketua tim reklame, namun tak tahu terkait kasus ini, dia tak membantah.

 "Memang saat itu ketua tim reklame, tapi bukan berarti saya kepalanya," tuturnya sembari masuk ke dalam lift.

Mengenai hal ini, Kasi Penyidikan Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jatim, Rohmadi, mengakui seluruh jawaban Agus selama dilakukan pemeriksaan normatif semuanya.

"Jawabannya normatif. Dia hanya menjelaskan tentang Peraturan Walikota (Perwali) sebagai dasar yang dilakukannya terkait perizinan pendirian reklame," tegasnya.

Diungkapkan, dalam pemeriksaan tadi pihaknya akan meminta dokumen. Namun karena Agus Imam sudah jadi Kepala Bappeko Surabaya, maka datanya saat ini di tangan Kepala DCKTR baru.
Maka dari itu, Kejati Jatim berencana memanggil lagi Kepala DCKTR Surabaya Eric Cahyadi, untuk mendapatkan dokumen-dokumen tersebut. "Kami jadwalkan panggil Kepala DKCTR itu pekan depan," pungkasnya.

Tags
Bappeko
Penulis: Sudharma Adi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help