Leletnya Layanan Publik Kita

Mengurus surat pindah dari Pasuruan ke Jawa Tengah, habis Rp 1 juta rupiah, satu tahun lebih tak kunjung selesai. Duh layanan publik kita...

Leletnya Layanan Publik Kita

UNTUK Kantor Catatan Sipil Kota Pasuruan, saya mengurus surat pindah dari Pasuruan ke Jawa Tengah, biaya di kelurahan, kecamatan, SKCK, legalisir surat nikah, ijazah, akte kelahiran, PBB, pas foto kena hampir satu juta rupiah. Tapi anehnya urusan belum selesai hingga satu tahun lamanya karena seluruh surat harus asli. Duh ribet, lama, sulit dan mahal. Inikah wajah layanan publik kita?
628193698xxxx

UNTUK Dispendukcapil Surabaya, saya mau tanya, kalau mengurus kartu identitas penduduk musiman (kipem) Surabaya tanpa surat pengantar dari desa asal harus bayar Rp 100.000, ganti surat pengantar dari desa biaya kipem kena Rp 25.000, benarkah aturan tersebut berlaku di RT02/RW04 Kedung Baruk rkt Surabaya? Trims.
62317146xxxx

HAMPIR 24 tahun yang lalu datang ke Surabaya dan menjadi pendatang karena bekerja di Surabaya. Sejak itu hingga detik ini sy masih menjadi warga musiman. Di awal kedatangan saya di Surabaya, tertib memiliki dan mengurus kartu identitas penduduk musiman (kipem). Namun, kemudian kabar dan fungsi kimpem kabur. Kendati demikian sy tetap memiliki KTP dan identitas lain. Mungkin e-KTP dianggap memiliki fungsi lebih sbgai pengganti kipem ini kendati e-KTP saya sdh hampir dua tahun ini tidak kunjung jadi.
62815528xxxx

JAWABAN:

Menjawab keluhan publik Surabaya mengenai Kipem dan e-KTP, bisa disampaikan bahwa hasil koordinasi dengan Dispendukcapil Surabaya (9/10/2013), bahwa untuk proses pencetakan dan penerbitan e-KTP merupakan wewenang Dirjen Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Kemendagri Indonesia. Untuk mengetahui apakah e_KTP anda sudah tercetak atau belum bisa mengkroscek di kantor kecamatan sesuai dengan domisili pemohon.

Irvan Dani Ananda
Kabid Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Surabaya

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved