Januari 2014, Double Track Surabaya-Jakarta Diresmikan
Pengerjaan fisik jalur double track Jakarta – Surabaya lewat wilayah utara diharapkan sudah rampung akhir tahun 2013 ini.
Penulis: Mujib Anwar | Editor: Titis Jati Permata

SURYA Online, SURABAYA - Perjalanan darat dari Surabaya ke Jakarta lewat jalur kereta api sebentar lagi akan jauh lebih cepat.
Ini menyusul akan segera diresmikannya jalur kereta api ganda (double track) sepanjang sekitar 727 kilometer tersebut.
Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengatakan, pengerjaan fisik jalur double track Jakarta – Surabaya lewat wilayah utara diharapkan sudah rampung akhir tahun 2013 ini.
Dengan begitu, pihaknya berharap awal tahun 2014 nanti, jalur yang diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengurai kemacetan dapat diresmikan.
“Setelah diresmikan, kita harapkan double track jalur kereta api dari Jakarta ke Surabaya tersebut dapat segera dioperasional,” ujarnya, dalam Rapat Koordinasi Teknis Bidang Perhubungan Daerah Seluruh Indonesia dan Penyerahan Penghargaan Wahana Tata Nugraha tahun 2013, Kamis (3/10/2013), di Hotel Shangri-La Surabaya.
Menurut Mangindaan, pentingnya segera mengoperasionalkan jalur kereta api double track Surabaya – Jakarta dari wilayah utara, karena Pemerintah Pusat sudah merencanakan untuk membuat jalur double track baru lagi dari wilayah selatan.
Pada tahap awal, titik yang dikerjakan adalah mulai dari Solo – Madiun – Surabaya.
“Ground breaking-nya kita harapkan tahun depan sudah dilakukan,” jelasnya.
Saat ini, investor yang akan mendanai proyek infrastruktur transportasi yang sudah ada sejak jaman Belanda ini, kata Mangindaan sudah ada.
“Tinggal menunggu tendernya saja,” imbuhnya.
Selain itu, setelah jalur double track di wilayah utara diresmikan, Pemerintah Pusat juga sedang menggagas proyek mass rapid transit (MRT) berbasis double track elevated railway (DTER) dari Jakarta ke Surabaya.
Proyek prestisius ini, yakni membangun jalur kereta api double track baru dari beton diatas jalur double track yang akan akan diresmikan awal tahun depan.
Kepastian adanya pengembangan proyek ini didapat Mangindaan, setelah dirinya beberapa waktu lalu berkunjung ke Jepang untuk membahas masalah tersebut.
”Jepang siap menanamkan investasinya di proyek elevated ini,” tukasnya.