Senin, 22 Desember 2014
Surya

Mancing di Telaga Sarangan Tiga Bersaudara Tenggelam

Selasa, 1 Oktober 2013 16:12 WIB

Mancing di Telaga Sarangan Tiga Bersaudara Tenggelam
surya/doni prasetyo
EVAKUASI - Warga dan wisatawan menyaksikan evakuasi korban tenggelam di Telaga Pasir, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Selasa (1/10/2013).

SURYA Online, MAGETAN - Tiga orang bersaudara warga Dusun Wolo, Kelurahan Sarangan RT03/RW2, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan yang memancing di Telaga Pasir, setempat tenggelam, dua orang meninggal dan seorang dirawat di Puskesmas Pembantu (Pustu) Sarangan, Selasa (1/10/2013).

Tiga orang yang tenggelam itu yakni, Pendi (22), Suprapto (25) dan Jarot (20).  Pendi sudah berhasil ditemukan setelah tenggelam beberapa saat dalam keadaan meninggal. Jarot ditemukan saat ditemukan dalam keadaan shock dan dilarikan di Pustu setempat. Sedang Suprapto hingga pukul 14.00 masih dalam pencarian dan diduga korban sudah meninggal.

Menurut Kapolsek Plaosan AKP Setyo Wiyono, kejadian itu bermula saat Pendi bersama dua saudaranya Suprapto dan Jarot memancing di Telaga Pasir yang kebetulan airnya lagi surut. Baru saja memancing tiga saudara sudah mendapatkan beberapa ikan. Ketiganya memancing ditempat yang sama dan masing-masing hanya berjarak beberapa meter.

"Informasi dari saksi, saat itu mata kail Pendi tersangkut dan berusaha menarik. Namun malang, bukan mata kailnya terlepas, Pendi malah terpeleset dan terjebur ke telaga. Melihat adiknya terjebur dan tenggelam, Suprapto berusah menolong dengan menjeburkandiri ke telaga, tapi Suprapto juga tidak juga terlihat keluar dari air,"tutur Kapolsek Setyo Wiyono kepada Surya yang dikonfirmasi saat menyaksikan proses evakuasi ketiga korban, Selasa (1/10/2013).

Melihat kedua kakaknya tidak muncul dari dalam telaga itu, jelas AKP Setyo Wiyono, Jarot berusaha menjeburkandiri ke telaga untuk menolang kedua kakaknya itu. Namun baru beberapa meter didalam telaga, Jarot keluar dari air dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

"Mendengar teriakan Jarot, warga setempat termasuk tukang perahu langsung berusaha menjeburkandiri kedalam telaga, dan baru beberapa saat Pendi berhasil ditemukan, dalam keadaan tak bernyawa. Sedang Suprapto belum berhasil ditemukan,"kata AKP Setyo Wiyono, seraya mengatakan selain pencarian dilakukan warga setempat, polisi berusaha meminta bantuan kepada anggota Tim SAR Kabupaten Magetan.

Namun hingga pukul 14.20, korban Suprapto belum berhasil ditemukan. Suprapto sementara dipastikan telah meninggal, karena lebih dua jam berada didalam air telaga Pasir itu.

"Ditengarai korban Suprapto sudah meninggal, karena saat kejadian sekitar pukul 12.05, seusai salat Dhuhur. .Dia sudah berada didalam air tanpa alat bantu pernafasan selama dua jam. Bisa dipastikan korban sudah meninggal, tapi jenazahnya belum bisa ditemukan dan ini warga dibantu Tim SAR masih terus melakukan penyelaman untuk mencari korban,"tandas Kapolsek Setyo Wiyono.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Heru Pramono

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas